Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemampuan Menabung Masyarakat Mulai Seret di September, Ini Kata LPS

📅 Kamis, 02 Okt 2025, 17:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemampuan Menabung Masyarakat Mulai Seret di September, Ini Kata LPS Doc: ANTARA/HO-Humas LPS
Ket. Ilustrasi - Petugas LPS.

JAKARTA – Kalau ditarik dari data September 2025, terlihat ada sedikit penurunan pada niat dan kemampuan menabung konsumen dibandingkan bulan sebelumnya.

Masyarakat masih punya semangat untuk menyisihkan uang, tapi realitas kondisi ekonomi, misalnya tekanan harga barang konsumsi sehari-hari atau kebutuhan mendesak lain, membuat porsi tabungan agak tergerus.

Artinya, dorongan untuk menabung tetap ada, tapi ruangnya makin sempit. Ini jadi sinyal bahwa daya tahan finansial rumah tangga sedang diuji, dan jika tren ini berlanjut, bisa berdampak ke pola konsumsi maupun perencanaan jangka panjang masyarakat.

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melalui surveinya mencatat niat dan kemampuan menabung konsumen pada September 2025 sedikit menurun dari bulan sebelumnya, tercermin dari Indeks Menabung Konsumen (IMK) yang turun 1,6 poin menjadi 77,3.

Hal ini sejalan dengan pelemahan salah satu komponennya, yakni Indeks Intensitas Menabung (IIM) yang turun 3,6 poin ke level 67,1. Sementara komponen Indeks Waktu Menabung (IWM) tercatat sedikit meningkat, yakni sebesar 0,4 poin ke level 87,4.

“Perkembangan ini mencerminkan intensitas menabung konsumen yang melandai seiring dengan meningkatnya pengeluaran rumah tangga untuk pendidikan pada tahun akademik baru. Meski demikian, niat menabung konsumen masih terjaga, baik untuk saat ini maupun tiga bulan ke depan,” kata Direktur Group Riset LPS Seto Wardono dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (2/10).

Pada komponen IIM, porsi responden yang menilai bahwa jumlah yang ditabung lebih kecil dari yang direncanakan mengalami peningkatan dari 47,5 persen pada Agustus 2025 menjadi 54,4 persen pada September 2025.

Akan tetapi, pada periode yang sama, porsi responden yang menyatakan tidak pernah menabung turun dari 32,0 persen menjadi 30,3 persen.

Sementara pada komponen IWM, persentase responden yang menilai bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk menabung tercatat meningkat menjadi 26,1 persen pada September 2025 dari 24,5 persen pada Agustus 2025.

Di samping itu, persentase responden yang menyatakan bahwa tiga bulan mendatang merupakan waktu yang tepat untuk menabung tercatat meningkat, yaitu menjadi 35,8 persen dari 31,6 persen pada periode yang sama.

Ditinjau berdasarkan pendapatan, LPS mencatat bahwa IMK pada beberapa kelompok pendapatan rumah tangga (RT) menurun pada September 2025.

IMK kelompok RT berpendapatan di atas Rp1,5 juta-Rp3 juta per bulan mengalami kontraksi paling dalam (turun 6,1 poin), diikuti IMK RT berpendapatan di atas Rp3 juta-Rp7 juta per bulan (turun 1,9 poin), dan IMK RT berpendapatan di atas Rp7 juta per bulan (turun 0,4 poin).

Meski menurun, IMK RT berpendapatan di atas Rp7 juta per bulan tetap berada di atas 100. Sebaliknya, terjadi peningkatan IMK pada kelompok RT berpendapatan kurang dari Rp1,5 juta per bulan (naik 21,8 poin month-to-month/mom).

LPS juga mencatat bahwa konsumen masih bersikap optimis dalam memandang prospek ekonomi, lapangan kerja, dan pendapatannya di masa mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
  • Sulit Kurangi Jurang Kaya dan Miskin tanpa Pertumbuhan Berkualitas
    Preview komentar:
    kyk nama artis dracin :)
    Indonesia perlu mencontoh negara lain yg sdh terbukti ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Tinggalkan City, Rodri Perkuat Skuat Barcelona

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tinggalkan City, Rodri Perk...

Tim SAR Lakukan Penyisiran Lokasi Terdampak Gempa

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Tim SAR Lakukan Penyisiran ...

Tenun Goyor Hadapi Tantangan Regenerasi Penenun

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Tenun Goyor Hadapi Tantanga...
Olahraga
Manchester United Bidik Joa...

BUMDes Jadi Motor Ekonomi Desa

1.5 jam yang lalu | Rizky

Ekonomi
BUMDes Jadi Motor Ekonomi Desa

Penyaluran Bantuan Air Bersih di Semarang

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Penyaluran Bantuan Air Bers...
Ekonomi
Bencana Iklim dan Krisis En...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.