Trump Kasih Tenggat Waktu ke Hamas: 4 Hari Buat Putuskan Damai Gaza atau Terima Konsekuensinya
📅 Rabu, 01 Okt 2025, 19:15 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohMenteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich, justru menyebut rencana itu sebagai “kegagalan diplomatik besar.” Ia menilai langkah tersebut hanya akan memicu konflik baru di masa depan. “Menurut perkiraan saya, ini juga akan berakhir dengan air mata. Anak-anak kita akan dipaksa bertempur di Gaza lagi,” katanya.
Dalam konferensi pers bersama, Trump mengungkap bahwa Netanyahu menolak konsep negara Palestina dalam pertemuan mereka. Meski begitu, Trump mengatakan Israel tetap mendapat dukungan penuh darinya bila Hamas menolak kesepakatan.
Namun, kelompok sekutu Hamas, Jihad Islam, menilai rencana ini hanya akan menambah penderitaan rakyat Palestina.
“Melalui ini, Israel berusaha melalui Amerika Serikat untuk memaksakan apa yang tidak dapat dicapainya melalui perang,” kata pernyataan resmi Jihad Islam.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di sisi lain, serangan Israel ke Gaza tidak juga berhenti meski ada pembahasan soal damai. Saksi mata dan badan pertahanan sipil Palestina menyebut serangan udara serta penembakan terus berlangsung pada Selasa.
Rumah Sakit Al Awda melaporkan sedikitnya 17 orang tewas dan 33 lainnya luka-luka akibat tembakan Israel di Netzarim. Sementara itu, total korban pada hari Selasa mencapai 31 orang meninggal dunia akibat operasi militer Israel di Jalur Gaza.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!