Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Kasih Tenggat Waktu ke Hamas: 4 Hari Buat Putuskan Damai Gaza atau Terima Konsekuensinya

📅 Rabu, 01 Okt 2025, 19:15 WIB | Oleh:
Trump Kasih Tenggat Waktu ke Hamas: 4 Hari Buat Putuskan Damai Gaza atau Terima Konsekuensinya Doc: Reuters

JAKARTA — Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan ultimatum tegas kepada Hamas terkait rencananya mengakhiri perang di Gaza. Trump memberi tenggat waktu hanya tiga sampai empat hari bagi Hamas untuk memberikan jawaban atas proposal yang juga didukung oleh Israel.

Dalam rencana tersebut, Hamas diminta melakukan gencatan senjata dan membebaskan sandera dalam waktu 72 jam. Selain itu, pasukan Israel juga akan ditarik secara bertahap dari Gaza jika kesepakatan berjalan sesuai rencana.

Proposal itu juga menuntut agar Hamas melucuti seluruh senjatanya dan tidak lagi terlibat dalam pemerintahan Gaza. Namun, anggota Hamas yang bersedia hidup damai akan diberikan amnesti sebagai bagian dari kesepakatan.

Trump menegaskan bahwa rencananya juga melibatkan pembentukan otoritas transisi pascaperang. Ia bahkan menyebut dirinya akan memimpin otoritas tersebut bersama mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair serta dukungan pasukan stabilisasi internasional sementara.

Sejumlah negara dunia, termasuk negara-negara Arab dan Muslim, sudah menyambut baik usulan damai ini. Namun hingga kini Hamas belum memberikan tanggapan resmi terkait proposal tersebut.

“Kami akan melakukannya sekitar tiga atau empat hari,” kata Trump kepada wartawan ketika ditanya soal batas waktu ultimatum.

Trump lalu memperingatkan Hamas agar tidak main-main dengan kesepakatan yang ditawarkan.

“Kita hanya butuh satu tanda tangan, dan tanda tangan itu akan sangat merugikan jika mereka tidak menandatanganinya,” ujarnya di hadapan para jenderal dan laksamana AS di Quantico, Virginia.

Pengumuman rencana damai ini disampaikan Trump di Gedung Putih pada Senin lalu. Hal itu dilakukan usai dirinya bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Washington.

Qatar yang menampung pimpinan Hamas di pengasingan, menuturkan akan menggelar pertemuan dengan Hamas dan Turki terkait rencana ini. 

“Masih terlalu dini untuk berbicara tentang tanggapan, tetapi kami optimis bahwa rencana ini merupakan rencana komprehensif,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed al-Ansari.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres juga menyerukan agar semua pihak berkomitmen terhadap kesepakatan ini. Ia kembali menegaskan pentingnya gencatan senjata segera dan permanen di Gaza.

Namun, Netanyahu dalam pernyataan videonya menegaskan Israel tetap akan menempatkan militernya di sebagian besar Gaza.

“Kami akan membebaskan semua sandera kami, hidup dan sehat, sementara militer Israel tetap berada di sebagian besar Jalur Gaza,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.