Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Samarinda Jadi Gerbang Edukasi Pencegahan Kanker Leher Rahim di Kalimantan

📅 Rabu, 01 Okt 2025, 20:17 WIB | Oleh:
Samarinda Jadi Gerbang Edukasi Pencegahan Kanker Leher Rahim di Kalimantan Doc: MSD
Ket. dr. H. Ismid Kusasih, Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda (kiri), memberikan paparan dalam kegiatan edukasi pencegahan kanker leher rahim “Tenang untuk Menang 2025” di Samarinda yang diselenggarakan oleh MSD Indonesia dan didukung oleh Kementerian Indonesia RI.

JAKARTA - Setelah resmi digelar di beberapa kota di Indonesia, kampanye edukasi kesehatan “Tenang untuk Menang 2025” hadir di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur. Program yang diinisiasi oleh MSD Indonesia dan didukung oleh Kementerian Kesehatan RI ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan kanker leher rahim sejak dini.

Melalui pendekatan interaktif dan partisipatif, kegiatan ini melibatkan ratusan siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) kelas IX, para guru, serta ibu-ibu PKK. Samarinda menjadi kota pertama di Pulau Kalimantan yang menerima manfaat dari edukasi Tenang untuk Menang, menandai langkah penting dalam perluasan kampanye ini ke berbagai daerah di Indonesia.

Data Badan Pusat Statistik 2024 mencatat terdapat lebih dari  300.000 anak perempuan berusia 10–19 tahun di Provinsi Kalimantan Timur. Sebagai generasi penerus bangsa, mereka masih menghadapi ancaman serius dari kanker leher rahim, dimana setiap tahun terdapat lebih dari 36.000 kasus baru dan 20.000 kematian di Indonesia.

Padahal, penyakit ini sebenarnya dapat dicegah, salah satunya melalui imunisasi HPV. Dengan penguatan edukasi dan intervensi pencegahan sejak dini, generasi perempuan berpotensi terlindungi dan tumbuh menjadi generasi yang lebih sehat dan kuat.

Untuk mewujudkan masa depan yang lebih sehat bagi perempuan Indonesia, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan mencanangkan implementasi Rencana Aksi Nasional (RAN) Eliminasi Kanker Leher Rahim 2023–2030. 

Direktur Imunisasi Kemenkes RI dr. Prima Yosephine, menyampaikan, Pemerintah Indonesia senantiasa berkomitmen untuk bisa menjaga kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan perempuan. Karena seperti kata pepatah perempuan itu adalah tiang negara. Salah satu masalah serius kesehatan perempuan yang masih menjadi tantangan besar saat ini adalah penyakit kanker leher rahim.

Kabar baiknya kanker leher rahim ini dapat dicegah dan salah satu cara paling efektif dalam pencegahan kanker leher rahim adalah melalui imunisasi HPV, yang telah menjadi bagian dari program imunisasi nasional sejak 2023,” paparnya melalui keterangan tertulis pada hari Rabu (1/10).

Dalam sambutannya, dr. Prima juga menekankan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam upaya menanggulangi kanker leher rahim di Indonesia. Ia mengajak secara bersama-sama mendukung gerakan ‘Tenang untuk Menang’ ini, serta menjadi generasi yang peduli sehat dan terlindungi.

Saya percaya, masa depan indonesia ada di tangan generasi muda seperti adik-adik sekalian. Mari kita wujudkan Indonesia bebas kanker leher rahim, dimulai dari diri kita sendiri dan kita mulai dari hari ini,” ajaknya.

Sebagai mitra strategis Kementerian Kesehatan dalam meningkatkan kesehatan masyarakat demi mewujudkan Indonesia Sehat, George Stylianou, Managing Director MSD Indonesia menyampaikan, pihak percaya setiap anak perempuan berhak mendapatkan perlindungan kesehatan dan kesempatan untuk tumbuh sehat dan kuat.

‘Tenang untuk Menang’ bukan hanya kampanye, melainkan gerakan kolaboratif untuk meningkatkan kesadaran, memberdayakan masyarakat, dan menghadirkan aksi nyata dalam melindungi generasi mendatang dari ancaman kanker leher rahim,” ungkapnya.

Urgensi edukasi berkelanjutan dan keterlibatan berbagai pihak juga dipertegas Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, dr. H. Ismid Kusasih. Kota Samarinda memiliki peran strategis dalam menjaga kesehatan generasi penerus.

Melalui edukasi berkelanjutan, kami ingin memastikan masyarakat memahami pentingnya pencegahan kanker leher rahim. Dukungan dari sekolah, orang tua, dan komunitas ibu seperti TP PKK menjadi kunci keberhasilan langkah ini,” ucapanya.

Sebagai penggerak penting dari sektor akar rumput, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Samarinda, Hj. Rinda Wahyuni Andi Harun menyampaikan, bahwa perempuan adalah garda terdepan dalam menjaga kesehatan keluarga. Melalui edukasi ‘Tenang untuk Menang’, PKK Samarinda berkomitmen untuk menggerakkan ibu-ibu di seluruh lapisan masyarakat agar lebih peduli pada pencegahan kanker leher rahim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.