Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Purbaya Bongkar Harga Asli LPG 3 Kg: Subsidi Rp 30 Ribu Per Tabung, Kebijakan Satu Harga Siap Diluncurkan 2026

📅 Rabu, 01 Okt 2025, 14:00 WIB | Oleh:
Purbaya Bongkar Harga Asli LPG 3 Kg: Subsidi Rp 30 Ribu Per Tabung, Kebijakan Satu Harga Siap Diluncurkan 2026 Doc: ANTARA

JAKARTA – Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan harga jual gas LPG 3 kilogram (kg) di pasaran saat ini merupakan hasil subsidi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menurut Purbaya, pemerintah menanggung selisih harga keekonomian dan harga yang dibayarkan masyarakat untuk memastikan energi tetap terjangkau.

"Selama ini pemerintah menanggung selisih harga keekonomian dan harga yang dibayarkan masyarakat melalui pemberian subsidi energi non energi," kata Purbaya saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Jakarta.

Dia mencontohkan harga asli LPG 3 kg sebenarnya mencapai Rp 42.750 per tabung, sedangkan harga yang disalurkan melalui pangkalan resmi Pertamina hanya Rp 12.750 per tabung. Artinya, setiap tabung LPG 3 kg disubsidi pemerintah sebesar Rp 30.000.

Selain LPG 3 kg, pemerintah juga menanggung subsidi untuk BBM jenis Pertalite dan Solar subsidi. Subsidi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung stabilitas energi nasional.

Seiring dengan hal tersebut, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana memberlakukan kebijakan LPG 3 kg satu harga mulai 2026. Kebijakan ini sejalan dengan pengetatan pembelian LPG 3 kg berdasarkan data KTP terdaftar agar distribusi subsidi lebih tepat sasaran.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan kebijakan satu harga dimaksudkan untuk mewujudkan energi berkeadilan serta memperbaiki tata kelola distribusi LPG. Selain itu, kebijakan ini akan memastikan ketersediaan dan distribusi LPG bagi rumah tangga, usaha mikro, nelayan, dan petani sasaran.

"Kami akan mengubah beberapa metode agar kebocoran ini tidak terjadi, termasuk harga yang selama ini diberikan kepada daerah. Kita dalam pembahasan Perpres, kita tentukan saja satu harga supaya jangan ada gerakan tambahan di bawah," jelas Bahlil.

Rencana ini sekaligus menindaklanjuti implementasi pembelian LPG 3 kg berbasis data KTP yang sudah mulai diterapkan sejak pertengahan 2024. Pemerintah saat ini mempersiapkan data masyarakat yang berhak membeli LPG 3 kg agar kebijakan satu harga berjalan efektif pada 2026.

Dengan langkah ini, subsidi LPG 3 kg yang dikerahkan negara diharapkan tersalurkan secara tepat sasaran, mengurangi potensi penyalahgunaan, dan menjamin masyarakat sasaran memperoleh energi yang murah dan terjangkau.

Penerapan kebijakan satu harga LPG 3 kg diharapkan menjadi terobosan penting untuk menjaga keberlanjutan subsidi, meningkatkan efisiensi anggaran negara, dan mendukung distribusi energi bersubsidi yang adil bagi seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Olahraga
FIFA Asean Cup: Thailand da...

Melepas Kepergian Guruh Soekarnoputra

56 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Melepas Kepergian Guruh Soe...
Advertisement
WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

26 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.