Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pekerja Bangunan Senang Mendapat Pekerjaan dari Program Pembangunan 3 Juta Rumah

📅 Selasa, 30 Sep 2025, 01:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pekerja Bangunan Senang Mendapat Pekerjaan dari Program Pembangunan 3 Juta Rumah Doc: ANTARA/Irfan
Ket. Sejumlah hunian siap huni yang dibangun PT Purinusa Jayakusuma dengan menawarkan uang muka Rp10 juta dan langsung bisa menghuni rumah dua lantai pada akhir tahun di Karawaci Tangerang. Harga murah diberikan karena adanya program PPN DTP dari Pemerintah.

Hari Senin kemarin pemerintah meluncurkan sebagian dari program pembangunan tiga juta rumah. Seorang pekerja bangunan mengapresiasi program ini karena mendapat pekerjaan lewat program pembangunan tiga juta rumah tersebut.

“Jadi saya ikut senang juga, ya. Tadinya teman-teman menganggur bisa saya ajak kerja di sini,” kata Wardoyo, pekerja tim gali dan fondasi, di proyek perumahan Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Senin. Ia berharap pembangunan perumahan subsidi terus ditingkatkan agar semakin banyak lapangan kerja terbuka. “Saya harap, semoga ke depannya bisa lebih ditingkatkan lagi, bisa lebih banyak lagi, biar lapangan pekerjaan makin terbuka luas buat kalangan yang khususnya buruh gitu,” katanya pula.

Wardoyo juga mengapresiasi langkah pemerintah yang telah menggagas Program 3 Juta Rumah subsidi. Dia berterima kasih pemerintah telah mengadakan 3 juta rumah subsidi. Jadi, saya bisa bekerja,” ujarnya. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengungkapkan penyerahan 26.000 unit rumah subsidi ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di berbagai daerah.

Acara akad massal dan penyerahan kunci rumah subsidi tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama BP Tapera serta para pemangku kepentingan sektor perumahan. Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan jumlah rumah subsidi terbesar sepanjang sejarah, dari 220.000 menjadi 350.000 unit.

Program tersebut juga merupakan hasil kebijakan pemerintah dalam memberikan kemudahan bagi MBR melalui pembebasan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), serta pemberian fasilitas Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP).

Dalam kegiatan itu, akad massal melibatkan 25.000 unit rumah bagi MBR debitur Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dari berbagai segmentasi. Sebanyak 200 MBR mengikuti secara luring. Sedangkan 24.800 MBR lainnya bergabung secara daring dari 90 titik lokasi perumahan di 30 provinsi di seluruh Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Gempa M5,6 Mengguncang Pula...

Aparataur Negara Harus Memberi Teladan yang Baik

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Aparataur Negara Harus Memb...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.