Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lebak Pastikan MBG Aman: SPPG Disiagakan Cegah Keracunan di Sekolah

📅 Senin, 29 Sep 2025, 17:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lebak Pastikan MBG Aman: SPPG Disiagakan Cegah Keracunan di Sekolah Doc: Antara Foto
Ket. Siswa SMP di Kabupaten Lebak,Banten menerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Lebak, Banten mengoptimalkan pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna mencegah terjadinya keracunan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Kita tentu mengantisipasi pencegahan keracunan makanan, sehubungan dengan terjadinya diberbagai daerah di Tanah Air," kata Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak Maman Suryaman saat dihubungi di Rangkasbitung, Lebak, Banten, Senin.

Program MBG yang digagas Presiden Prabowo Subianto sangat mulia, karena bisa memberikan kualitas gizi anak - anak sekolah, sehingga dapat meningkatkan kecerdasan. Selain itu, juga dapat motivasi anak untuk belajar di kelas, sehingga bisa mencegah siswa putus sekolah.

Namun demikian, pihaknya kini mengoptimalkan pengawasan dapur SPPG agar higienis dan bersih, sehingga program MBG berjalan lancar dan tidak menimbulkan keracunan.

Pengawasan itu, kata dia, pihaknya berkolaborasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN), ahli nutrisi , Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Peternakan, Dinas Pertanian, Badan Pengawasan Obat dan Minuman, TNI, Polri, dan tokoh masyarakat.

Selama ini, kata dia, pihaknya mengapresiasi belum ditemukannya laporan program MBG di Lebak ada siswa yang keracunan.

"Kami minta SPPG itu higienis dan bersih, mulai pengolahan bahan baku, proses produksi makanan hingga pendistribusian ke sekolah -sekolah," katanya.

Menurut dia, saat ini jumlah SPPG yang sudah beroperasi menjalani program MBG di Kabupaten Lebak 20 unit dengan melayani rata-rata 3.000 siswa per SPPG.

Pengawasan SPPG kini lebih diperketat agar penyaluran makanan ke siswa benar-benar terjamin higienis, bersih, menyehatkan dan sebelum didistribusikan dapat dilakukan uji percobaan untuk dikonsumsi guna mencegah keracunan.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan setempat jumlah penerima manfaat Program MBG tercatat sebanyak 225.055 siswa terdiri atas 33.245 siswa PAUD/TK, 142.578 siswa Sekolah Dasar (SD) dan 50.232 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP).

"Kami berharap pelaksanaan program MBG berjalan lancar dan tidak menimbulkan kasus keracunan," kata Maman.

Nissa Aulia Rahmah, siswa SMAN 1 Cibadak, Kabupaten Lebak mengaku dirinya bersama teman-teman di kelas senang mendapatkan Program MBG, sehingga belajar lebih semangat.

Sebab, program MBG dapat meningkatkan kecerdasan, karena terpenuhi kualitas gizinya. Bahkan, program MBG bervariasi setiap harinya menu berbeda-beda mulai daging ayam, sayuran, tahu, nasi, tempe, dan buah-buahan.

"Kami sangat mendukung program MBG agar berlanjut, karena kecerdasan untuk berpikir menjadi lebih baik, karena terpenuhi asupan gizinya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Kunjungan Menteri Pertahanan Tailan

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Kunjungan Menteri Pertahana...
Luar Negeri
Trump Desak Raksasa Minyak ...

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

05 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.