Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Jawa Timur Bangun Tanggul Bronjong di Mlandingan Kulon untuk Lindungi Sawah Petani

📅 Minggu, 28 Sep 2025, 11:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Jawa Timur Bangun Tanggul Bronjong di Mlandingan Kulon untuk Lindungi Sawah Petani Doc: Antara Foto
Ket. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau pembangunan tanggul bronjong di Sungai Selowogo, Situbondo.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur membangun tanggul bronjong di beberapa titik sungai di Desa Mlandingan Kulon, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo, untuk mencegah banjir sekaligus menjaga irigasi puluhan hektare areal persawahan.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengatakan ada beberapa pembangunan tanggul bronjong di Kabupaten Situbondo, yang sudah rampung dikerjakan, di antaranya Sungai Selowogo, Sungai Plalangan dan afvour C13 (saluran pembuangan.

"Kemarin kami meninjau langsung ke lokasi, dan pembangunan tanggul ini dilakukan juga untuk memperbaiki aliran sungai yang jebol akibat banjir bandang yang terjadi pada 3 Februari 2025," kata Khofifah dalam keterangannya diterima di Situbondo, Minggu.

Dengan dibangunnya tanggul bronjong di beberapa titik sungai di Situbondo itu, diharapkan bisa mencegah air meluap ke areal persawahan warga, pemukiman dan jalan nasional.



"Setelah melihat langsung saya optimistis pemasangan bronjong ditambah pengerukan yang akan dimulai pelaksanaannya hari ini, Minggu (28/9) mampu mencegah banjir sekaligus mengairi sawah," ujarnya.

Menurut Khofifah, pemasangan tanggul bronjong sungai sudah selesai dikerjakan dan pada hari ini diikuti pengerukan mulai dari Sungai Selowogo, Sungai Plalangan dan afvour C13 dengan panjang total 872 meter, yang nantinya itu juga berdampak pada sistem pertanian masyarakat sekitar yang menanam padi, tembakau dan jagung.

"Pemasangan bronjong memiliki peran vital dalam mendukung pertanian warga untuk mengembalikan fungsi irigasi yang mengairi 10 hektare sawah di Desa Mlandingan Wetan dan Kulon 10 hektare, Desa Selowogo 24 hektare dan 15 hektare sawah di Desa Klatakan (Kecamatan Kendit)," paparnya.

Sementara itu, Kepala Desa Mlandingan Wetan, Muzani Fattah menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Khofifah atas bantuan serta kepedulian kepada warga.

"Ke depan saya berharap pemasangan Bronjong bisa dilakukan kembali untuk mencegah banjir sekaligus semakin menghidupkan lahan pertanian masyarakat."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.