Jepang Bangun Pembangkit Listrik Osmotik Kedua di Dunia
📅 Senin, 25 Agu 2025, 14:25 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: Fukuoka Area Waterworks Agency
Jepang telah membangun pembangkit listrik osmotik pertamanya, yang kedua di dunia setelah Denmark.
Mengutip laporan Guardian, pembangkit yang dibangun di Fukuoka ini diperkirakan menghasilkan sekitar 880.000 kilowatt jam listrik setiap tahun, cukup untuk membantu menghidupkan pabrik desalinasi yang memasok air bersih ke kota dan daerah sekitarnya.
Itu setara dengan memberi daya pada sekitar 220 rumah tangga di Jepang, menurut Dr. Ali Altaee dari Universitas Teknologi Sydney (UTS), yang mengkhususkan diri dalam pengembangan sumber air alternatif.
Meskipun masih merupakan teknologi baru yang penggunaannya masih dalam skala kecil, teknologi ini memiliki keunggulan dibandingkan energi terbarukan lainnya, yakni tersedia sepanjang waktu, terlepas dari angin, cuaca, atau kondisi lainnya.
Pembangkit ini hanya mengandalkan pencampuran air tawar dan air asin, sehingga aliran energi dapat terus berlanjut siang dan malam, menyediakan sumber listrik yang stabil.
Sebaiknya Anda baca juga:
Apa itu Kekuatan Osmotik?
Osmosis adalah proses alami di mana air bergerak melintasi membran semipermeabel dari larutan kurang pekat ke larutan lebih pekat, dalam upaya menyeimbangkan konsentrasi di kedua sisi.
Bayangkan sebuah cangkir dibagi secara vertikal oleh lapisan tipis yang semipermeabel – jika satu sisi berisi air asin dan sisi lainnya berisi air tawar murni, air akan mengalir ke sisi asin untuk mengencerkannya, karena garam itu sendiri tidak dapat melewati membran.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pembangkit listrik osmotik menggunakan prinsip yang sama, dengan menempatkan air tawar dan air laut di kedua sisi membran khusus, dengan air laut sedikit bertekanan.
Saat air mengalir ke sisi yang lebih asin, volume larutan bertekanan meningkat, yang kemudian dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi.
Di fasilitas Fukuoka, air tawar—atau air limbah olahan—dan air laut ditempatkan di kedua sisi membran. Ketika sisi yang berisi air laut mengalami peningkatan tekanan dan penurunan salinitas, sebagian air dialirkan melalui turbin yang terhubung ke generator, menghasilkan listrik.
Di mana Lagi Teknologi ini Digunakan?
Pembangkit listrik Fukuoka adalah yang kedua di dunia. Pembangkit listrik pertama dibangun pada tahun 2023 di Mariager, Denmark, oleh perusahaan ventura SaltPower, ujar Profesor Sandra Kentish dari Universitas Melbourne.
Namun menurut Dr. Altaee, pembangkit listrik di Jepang lebih besar daripada pembangkit listrik di Denmark, meskipun kapasitas operasinya hampir sama. Demonstrasi skala pilot juga telah dilakukan di Norwegia dan Korea Selatan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!