Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KNKT Soroti Materi Proses Pembuatan SIM bagi Pengendara Bertonase Besar

📅 Minggu, 28 Sep 2025, 21:50 WIB | Oleh:
KNKT Soroti Materi Proses Pembuatan SIM bagi Pengendara Bertonase Besar Doc: RRI/Saadatuddaraen
Ket. Ketua Subkomite Lalu Lintas dan Angkutan Jalan KNKT, Ahmad Wildan

SERANG - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyoroti materi proses pembuatan SIM pada pengendara bertonase besar. Sebab, banyaknya kecelakaan bus/truk yang terjadi berulang di wilayah Serang, Banten diduga disebabkan ketidaklengkapan materi dalam proses pembuatan SIM B1 dan B2.

Ketua Subkomite Lalu Lintas dan Angkutan Jalan KNKT, Ahmad Wildan, mengatakan pihaknya menyoroti ketiadaan materi mengenai sistem pengereman kendaraan besar. Padahal jenis rem pada bus dan truk bervariasi dan membutuhkan perlakuan berbeda.

Wildan menjelaskan pengemudi bus dan truk jarang ada yang mengetahui bahwa bus dan truk memiliki tiga rem. Ketiganya yakni full hydraulic brake, air over hydraulic brake dan full air brake.

"Akibat minimnya pengetahuan teknis ini, pengemudi kerap salah dalam mengoperasikan kendaraan. Sehingga memicu kecelakaan di jalan raya," ujar dia dalam talkshow Safety Driving Astra Infra Toll Road di rest area 68A Tol Tangerang-Merak, Minggu (28/9).

Sebagai langkah perbaikan, sambung Wildan, KNKT mendorong revisi standar kompetensi pengemudi (SKKNI), serta mendorong lahirnya sekolah pengemudi resmi. Mengenai SIM, Wildan menjelaskan hampir semua pengemudi bus dan truk belajar mengemudi secara otodidak.

"Pola ini berbeda dengan regulasi SIM yang umumnya berbasis jenjang waktu, di mana seseorang harus memiliki SIM A terlebih dahulu sebelum bisa naik ke SIM B1 dan B2," ucap dia.

Namun, lanjutnya, bagi pengemudi kendaraan besar, jalur ini sering kali tidak ditempuh. Banyak di antara mereka langsung mengurus SIM B1 tanpa pernah memiliki SIM A.

Kondisi tersebut, masih menurut Wildan, menggambarkan lemahnya sistem pendidikan resmi bagi pengemudi bus dan truk di Indonesia. Bersama sejumlah mitra, KNKT tengah menyiapkan sekolah pengemudi gratis di beberapa pusat pelatihan.

"Saya dengan teman-teman IMI lagi membuat, mengajukan ke FIA. Minta  bantuan dana. Kita akan bikin sekolah pengemudi gratis," ujar dia.​ ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.