Banyak Air Sungai Terbuang, Kementerian PU Rehabilitasi Jaringan Irigasi DAS Sungi Bali
📅 Minggu, 28 Sep 2025, 10:40 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: istimewa
JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida Direktorat Jenderal Sumber Daya Ar tengah melakukan pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi di daerah aliran sungai (DAS) Sungi di Kabupaten Tabanan dalam rangka mendukung peningkatan sektor pertanian di Provinsi Bali. Sebab, selama ini banyak air sungai yang terbuang percuma saat debit air tinggi.
“Rehabilitasi jaringan irigasi ini bagian dari transformasi sistem irigasi untuk mendukung swasembada pangan. Kita bukan sekadar memperbaiki, tetapi juga memperkuat sistem distribusi air agar lebih efisien dan merata,”kata Menteri PU Dody Hanggodo di Jakarta akhir pekan kemarin.
DAS Sungi terdiri dari sembilan daerah irigasi yaitu DI Pame Palean, DI Bunyuh, DI Cangi, DI Tinjak Menjangan, DI Tungkub, DI Mudeh, DI Gadon I, DI Gadon II, dan DI Baru Kedokan dengan total luas area irigasi sekitar 3.885 hektar (ha). Dari sembilan DI tersebut, terdapat tiga DI yang sedang direhabilitasi pada tahun ini yaitu DI Mudeh, DI Tinjak Menjangan, dan DI Tungkub.
“Jaringan irigasi yang sedang ditangani sepanjang 1,35 kilo meter (km) dengan luas area sekitar 84 hektar. Progres pekerjaannya saat ini sudah 91 persen, tinggal merapikan betonnya,”kata Kepala BWS Bali-Penida Gunawan Suntoro.
Rehabilitasi jaringan irigasi ini merupakan salah satu upaya untuk mengatasi penurunan fungsi atau kerusakan sarana dan prasarana pengairan di Bali yang dapat mengakibatkan menurunnya produktivitas pertanian. BWS Bali Penida melakukan rehabilitasi dengan melakukan pembangunan saluran irigasi yang semula berupa saluran alami/tanah menjadi saluran teknis.
Sebaiknya Anda baca juga:
Jaringan Irigasi Primer dan Sekunder
Lingkup pekerjaan rehabilitasi yang dilakukan yaitu peningkatan jaringan irigasi primer dan sekunder dengan menggunakan beton precast dan pasangan batu kali serta pemasangan pintu air irigasi di DI Tinjak Menjangan.
Dia menegaskan, sebelum jaringan irigasi ini diperbaiki, banyak air sungai yang terbuang percuma, terutama saat debitnya tinggi. "Kami berharap dengan adanya peningkatan jaringan irigasi ini, seluruh aliran air dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kebutuhan irigasi persawahan di wilayah ini, sehingga produktivitas pertaniannya juga dapat semakin meningkat,” kata Gunawan
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!