Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

TransTRACK Gandeng Howen dan KNKT Dorong Efisiensi Tambang Lewat Teknologi Cerdas

📅 Rabu, 24 Sep 2025, 15:45 WIB | Oleh:
TransTRACK Gandeng Howen dan KNKT Dorong Efisiensi Tambang Lewat Teknologi Cerdas Doc: Istimewa

JAKARTA — TransTRACK berkolaborasi dengan Howen dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Empowering Mining Operation Efficiency through Fleet Technology Integration”. Acara ini menjadi forum strategis untuk membahas inovasi terkini di sektor pertambangan, terutama terkait pemanfaatan teknologi terintegrasi demi meningkatkan keselamatan, efisiensi, dan produktivitas.

Dalam sambutannya, Aris Pujud Kurniawan, Co-Founder sekaligus CTO TransTRACK, menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi berbasis IoT, AI, dan data analytics. Menurutnya, pendekatan ini dapat mendukung sektor pertambangan secara menyeluruh.

“Keselamatan dan efisiensi tidak dapat dipisahkan. Teknologi fleet management yang terintegrasi memungkinkan perusahaan tambang untuk meminimalkan risiko, meningkatkan produktivitas, sekaligus menjaga keberlanjutan operasional,” ujar Aris.

Dari sisi regulator, Ahmad Wildan, Senior Investigator KNKT, menyoroti pentingnya mitigasi risiko dalam keselamatan transportasi jalan pada industri tambang. Ia menekankan bahwa faktor manusia masih menjadi penyebab utama kecelakaan di lapangan.

“Keselamatan adalah terhindarnya seseorang dari risiko kecelakaan. Jika tidak ingin celaka, maka pahami dan kendalikan hazard agar risiko menjadi semakin kecil. Banyak kecelakaan berawal dari pengemudi yang tidak kompeten, tidak bugar, atau tidak disiplin. Di sinilah teknologi dapat menjadi faktor penting dalam pengendalian hazard tersebut,” jelas Wildan.

Sementara itu, dari perspektif global, Vice President of Sales Howen, Judy Zhu, menilai integrasi teknologi menjadi fondasi penting bagi masa depan industri pertambangan. Menurutnya, solusi berbasis AI mampu mempercepat digitalisasi sektor ini.

“Dengan menggabungkan sensor pintar, telematika, dan telematika video berbasis AI termasuk perangkat keras dan platform, perusahaan tambang dapat mempercepat transformasi digital, meningkatkan efisiensi biaya, serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan produktif,” ungkap Judy.

Kolaborasi teknologi ini juga mendapat dukungan dari industri pengguna. PT Bukit Asam Tbk, salah satu pelanggan loyal TransTRACK di sektor pertambangan, membagikan pengalaman mereka dalam penerapan teknologi MDVR.

Taupan Ariansyah Putra, Department Head of Mine Operation Control & Support PT Bukit Asam Tbk, menjelaskan bahwa faktor driver’s fatigue masih menjadi penyebab utama insiden di area tambang. Namun, penerapan teknologi monitoring dari TransTRACK menunjukkan hasil positif.

“Faktor driver’s fatigue masih menjadi salah satu penyebab utama insiden di area tambang. Data internal menunjukkan tren penurunan signifikan: 48% insiden pada 2023 (6 kejadian), 36% pada 2024 (5 kejadian), hingga 21% pada 2025 (3 kejadian) setelah penggunaan teknologi monitoring dari TransTRACK,” ujar Taupan.

Ia juga menyoroti berbagai tantangan operasional seperti overspeed di hauling road, perilaku operator yang tidak sesuai SOP, hingga keterbatasan pengawasan lapangan. Tantangan ini kini dapat diatasi lewat solusi MDVR TransTRACK yang menghadirkan sistem alarm kecepatan, pemantauan video, komunikasi dua arah realtime, GPS tracking, hingga rekaman video sebagai bukti tambahan insiden.

“Penggunaan MDVR pada setiap unit alat merupakan bentuk investasi kami dalam upaya continuous improvement dan evaluasi internal di bidang K3. Teknologi ini menjadi langkah preventif yang dipadukan dengan kecerdasan buatan (AI), sehingga efisiensi waktu dalam pengawasan lapangan dapat tercapai secara realtime. Semua ini kami lakukan demi mencapai tujuan Zero Accident Bukit Asam,” tegas Taupan.

Melalui FGD ini, TransTRACK bersama Howen dan KNKT menegaskan komitmen membangun ekosistem pertambangan yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan. Sinergi antara teknologi, regulator, dan industri diharapkan menjadi model kolaborasi yang mampu mendorong transformasi keselamatan serta produktivitas tambang di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

24 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.