Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekolah di Mataram Lakukan Pengawasan Ketat Program MBG

📅 Rabu, 24 Sep 2025, 20:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sekolah di Mataram Lakukan Pengawasan Ketat Program MBG Doc: Antara
Ket. Sejumlah siswa mengambil ompreng atau wadah makanan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat istirahat siang di SMP Negeri 1 Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Rabu (24/9).

Mataram - Sejumlah sekolah menengah pertama atau SMP di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, saat ini melakukan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) lantaran banyak kasus keracunan menimpa siswa di daerah lain.

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Mataram Saptadi Akbar mengatakan pihak sekolah mengecek program MBG tersebut terlebih dahulu sebelum disajikan untuk dimakan oleh para siswa.

"Kalau ada indikasi (makanan yang tidak layak), maka kami sisihkan. Misalnya sayur tidak layak, maka sayurnya disingkirkan," kata Saptadi saat ditemui di Mataram, Rabu (24/9).

Bentuk kontrol lainnya yang diberikan SMP Negeri 1 Mataram adalah menjalin komunikasi yang baik dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ketika terdapat menu makanan yang tidak sesuai, maka pihak sekolah akan memberikan laporan kepada SPPG.

"Pernah saya komplain buahnya seperti semangka (waktu itu), sudah terlalu tua dan agak busuk. Besok langsung diganti," ucap Saptadi.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Mataram Ni Nengah Sri Swathi mengatakan guru-guru yang tidak mengajar dan staf tata usaha mendampingi ketika siswa menyantap makan bergizi gratis tersebut.

"Panitia MBG dari sekolah dapat mengawasi apabila terdapat makanan yang tidak sesuai," kata Nengah.

SMP Negeri 2 Mataram juga menghubungi pihak SPPG agar memberikan pembeda antar menu makan bergizi gratis yang menjadi menu pengganti saat sekolah libur di keesokan harinya.

"Saya juga pernah usul jangan pakai plastik, ada sebetulnya kantong khusus, itu kan enggak boleh harusnya. Pernah plastik hitam dikasih, memang enggak boleh dipakai," papar Nengah.

SMP Negeri 1 Mataram dan SMP Negeri 2 Mataram mengaku kerap memberikan masukan dan pihak SPPG menanggapi secara responsif, serta langsung melakukan perbaikan.

Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di SMP Negeri 1 Mataram baru berlangsung selama hampir dua pekan yang menyasar sekitar 1.300 siswa mendapat menu makan siang dari pemerintah pusat.

Di sisi lain, pelaksanaan makan bergizi gratis di SMP Negeri 2 Mataram sudah berlangsung sekitar tiga pekan dengan target penerima manfaat sebanyak 1.368 siswa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Olahraga
Marquez Rebut Sprint MotoGP...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.