Raja Yordania Sampaikan Protes dalam Sidang Majelis Umum PBB
📅 Rabu, 24 Sep 2025, 19:02 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: AFP/ANGELA WEISS
ISTANBUL - Raja Yordania Abdullah II, Selasa (23/9) mengecam seruan provokatif pemerintah Israel terkait gagasan “Israel Raya.”
Berbicara dalam Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Abdullah menegaskan bahwa ambisi semacam itu hanya bisa diwujudkan dengan pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan dan integritas teritorial negara-negara tetangga.
“Tidak ada yang membanggakan dari tindakan semacam itu,” ujarnya.
Ia juga memperingatkan bahwa perang di Gaza merupakan salah satu momen paling kelam dalam sejarah PBB.
Israel melancarkan Operasi “Gideon Chariots 2” (Kereta Perang Gideon 2) awal bulan ini dengan tujuan menguasai penuh Kota Gaza.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hampir 1 juta warga Palestina, sebagian besar pengungsi dari wilayah lain di Jalur Gaza, masih terjebak di bawah gempuran tanpa henti.
Sejak Oktober 2023, tentara Israel telah menewaskan lebih dari 65.300 warga Palestina di Gaza, sebagian besar perempuan dan anak-anak.
Serangan bertubi-tubi membuat wilayah itu tidak layak huni, memicu kelaparan, serta menyebarkan penyakit. Ant/Anadolu
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!