Mensesneg Ungkap Mahfud MD Bakal Gabung Komite Reformasi Polri
📅 Rabu, 24 Sep 2025, 16:20 WIB | Oleh: SriyonoTim reformasi Polri bentukan Presiden, kata dia, bersifat eksternal dan inklusif yang melibatkan berbagai unsur masyarakat sipil, akademisi, serta tokoh-tokoh independen untuk memberikan pandangan, masukan, dan kontrol dari luar. "Keterlibatan masyarakat sipil sudah terwadahi secara resmi dalam tim bentukan Presiden," ucapnya.
Sedangkan, tim transformasi bentukan Kapolri bekerja di lingkup internal, bersentuhan langsung dengan prosedur, regulasi, hingga kultur organisasi yang menjadi inti dari dinamika Polri.
Haidar menekankan bahwa yang terpenting adalah memastikan kedua tim tersebut bergerak selaras.
Tim bentukan Presiden, kata dia, dapat berperan sebagai mata publik yang kritis sekaligus mitra strategis, sedangkan tim buatan Kapolri menjadi tangan yang mengeksekusi gagasan reformasi ke dalam praktik organisasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dengan adanya keseimbangan tersebut, tim Transformasi Reformasi Polri memiliki peluang lebih besar untuk berhasil, karena kritik, ide, dan tuntutan eksternal tidak hanya berhenti pada rekomendasi, tetapi juga direspons dengan langkah konkret di internal institusi.
“Jika keduanya berjalan beriringan, maka tubuh Polri akan benar-benar pulih, bangkit lebih sehat, dan siap mengabdi sepenuhnya kepada rakyat,” katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!