Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dirut Transjakarta Bantah Isu Rem Blong soal Bus Tabrak Toko, Ungkap Penyebab Sebenarnya

📅 Selasa, 23 Sep 2025, 19:15 WIB | Oleh:
Dirut Transjakarta Bantah Isu Rem Blong soal Bus Tabrak Toko, Ungkap Penyebab Sebenarnya Doc: ANTARA

JAKARTA – Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Welfizon Yuza menegaskan kecelakaan bus listrik yang menabrak toko di Jalan Minangkabau, Setiabudi, Jakarta Selatan, bukan disebabkan rem blong. Menurutnya, armada dalam kondisi layak operasi dan pramudi juga dinyatakan fit to work sebelum berangkat.

“Informasi yang beredar ada rem blong dan segala macam, kami pastikan itu tidak terjadi. Jadi, kondisi armada itu layak operasi. Dan kemudian, kondisi pramudi pada saat pagi juga lulus fit to work,” kata Welfizon dalam rapat bersama Komisi B DPRD DKI Jakarta di Gedung DPRD, Selasa.

Welfizon menjelaskan, bus yang terlibat kecelakaan pada 6 September lalu merupakan unit Damri 240177 jenis bus listrik. Adapun pramudi yang mengendarai bus tersebut sudah berpengalaman dengan masa kerja hampir 9 tahun.

“Jadi, ini bukan pramudi baru dengan usia 44 tahun, dan kami pastikan bahwa kondisi armada layak operasi,” ujarnya.

Berdasarkan rekaman CCTV dari dalam bus, kecelakaan terjadi ketika armada melintas di jalur putar balik atau U-Turn yang sifatnya sementara. Perubahan rute itu terjadi karena adanya pembangunan infrastruktur di sekitar lokasi.

“Lintasan ini sifatnya sementara. Karena ada dampak beberapa pembangunan infrastruktur di sini, rutenya mengalami peralihan. Kemudian, ada U-Turn yang cukup tajam dan penyebabnya pada saat melalui U-Turn, pramudi mengalami micro sleep (tertidur singkat),” jelas Welfizon.

Setelah itu, bagian kiri bus sempat menyerempet trotoar. Pramudi yang kaget kemudian membanting setir ke kanan, hingga menabrak bangunan.

Saat hendak menginjak rem, karena panik, bus justru meluncur ke arah pertokoan. “Dampak dari kejadian ini ada satu korban luka-luka, dua bangunan toko yang terdampak dan juga satu unit mobil yang diparkir,” tutur Welfizon.

Welfizon memastikan korban telah mendapat penanganan medis dan kondisinya membaik. Pihak Transjakarta bersama operator Damri juga bertanggung jawab penuh terhadap kompensasi kerugian yang ditimbulkan.

“Kemudian juga penyelesaian dan kompensasi terkait dengan bangunan yang terdampak, dapat kami laporkan terkait kejadian ini, ini sudah selesai ditangani dan ini adalah bagian dari respon yang disampaikan oleh korban bahwa semuanya sudah kami selesaikan bersama operator,” tegasnya.

Dengan penjelasan ini, Transjakarta berharap masyarakat tidak lagi termakan isu simpang siur soal rem blong. Perusahaan memastikan evaluasi terus dilakukan untuk mencegah insiden serupa di kemudian hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.