Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Puting Beliung Terjang Tiga Desa di Kabupaten Madiun, 53 Rumah Warga Rusak

📅 Senin, 22 Sep 2025, 19:42 WIB | Oleh:
Puting Beliung Terjang Tiga Desa di Kabupaten Madiun, 53 Rumah Warga Rusak Doc: Antara/Siswowidodo
Ket. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama relawan menyingkirkan pohon yang menimpa rumah milik warga akibat puting beliung di Desa Ngranget, Dagangan, Kabupaten Madiun, 22 September 2025.

MADIUN - Bencana angin puting beliung menerjang wilayah tiga desa di Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur dan merusak puluhan rumah warga di daerah setempat.

Sesuai data BPBD Kabupaten Madiun, angin puting beliung melanda Desa Ngranget, Padas, dan Segulung di Kecamatan Dagangan pada Minggu (21/9) malam. Sekitar 53 rumah warga dilaporkan rusak.

"Tidak ada korban jiwa. Pemerintah daerah segera menyalurkan bantuan untuk meringankan beban warga terdampak serta mempercepat pemulihan," ujar Bupati Madiun Hari Wuryanto saat meninjau lokasi yang terdampak di Dagangan Madiun, Senin (22/9).

Menurut dia, petugas BPBD setempat masih melakukan pendataan tentang kerugian akibat bencana hidrometeorologi tersebut. Dari 53 rumah warga yang terdampak, 20 rumah di Desa Ngranget, 20 rumah di Desa Padas, dan 13 rumah di Desa Segulung.

Tim Reaksi Cepat BPBD bersama TNI, Polri, Tagana, dan warga pada Senin pagi langsung melakukan pembersihan material bangunan rumah yang rusak. Pemerintah Kabupaten Madiun juga menyalurkan bantuan pangan bagi para korban.

Selain melakukan pendataan dan pembersihan material, petugas gabungan warga juga melakukan upaya perbaikan darurat karena bencana tersebut juga menyebabkan sejumlah pohon tumbang hingga merusak tembok dan atap rumah.

Perbaikan darurat di antaranya dilakukan dengan mengevakuasi pohon tumbang dengan menggergaji batang yang menimpa atap rumah warga.

"Saya bersama tim BPBD langsung meninjau ke lokasi terdampak bencana guna dilakukan penanganan awal. Saat ini masih proses," kata Bupati.

Adapun rumah warga umumnya mengalami kerusakan di bagian atap. Banyak genting beterbangan setelah diterjang angin kencang disertai hujan pada Minggu malam itu.

Pemerintah Kabupaten Madiun mengimbau masyarakat, terutama di kawasan rawan bencana angin kencang, banjir, dan longsor, agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana serupa seiring memasuki musim pancaroba peralihan ke musim hujan. Ant

20250922193806_beliung-maddiun.jpeg

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama relawan menyingkirkan pohon yang menimpa rumah milik warga akibat puting beliung di Desa Ngranget, Dagangan, Kabupaten Madiun, 22 September 2025. (Antara/Louis Rika)

Bantuan Sembako

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Madiun memberikan bantuan sembako, selimut dan makanan cepat saji bagi 53 keluarga yang rumahnya rusak terdampak bencana angin puting beliung. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
Doakan Atlet Sumaya, Hari Ini akan Berjuang di Final Teqball

Doakan Atlet Sumaya, Hari Ini akan Berjuang di Final Teqball

20 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.