Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sulbar: 100 Peserta Didik Sekolah Rakyat Mulai Ikuti Proses Belajar

📅 Minggu, 21 Sep 2025, 08:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sulbar: 100 Peserta Didik Sekolah Rakyat Mulai Ikuti Proses Belajar Doc: ANTARA
Ket. Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulbar Abdul Wahab Hasan Sulur (kanan).

MAMUJU – Sebanyak 100 orang peserta didik dari keluarga kurang mampu mulai mengikuti proses pembelajaran di Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Barat.

"Sudah mengikuti proses kegiatan belajar mengajar sejak 15 Agustus 2025," kata Penanggung Jawab Sekolah Rakyat Sulbar, Idham Halik, di Mamuju, Sabtu (20/9).

Pada tahap awal tahun ajaran 2025, Sekolah Rakyat di Sulbar diikuti 100 peserta didik yang telah dipersiapkan untuk mendapatkan pendidikan gratis

"Jadi untuk tahap awal ini, sebanyak 100 peserta didik yang telah masuk asrama," ujar Idham Halid, yang juga Kepala bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Provinsi Sulbar.

Sebanyak 100 peserta didik yang masuk di Sekolah Rakyat itu merupakan anak yang memiliki latar belakang keluarga kurang mampu terdiri atas 50 pelajar SMP dan 50 siswa SMA.

Sebelumnya pada peluncuran Sekolah Rakyat di Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulbar Abdul Wahab Hasan Sulur menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pemerintah pusat yang telah menjadikan Sulbar sebagai salah satu lokasi pelaksanaan program Sekolah Rakyat.

"Sekolah Rakyat bukan hanya tentang pendidikan, tetapi tentang keadilan sosial. Kita bergerak bersama untuk memastikan setiap warga, tanpa terkecuali mendapatkan kesempatan untuk belajar, berkembang dan hidup lebih baik," kata Abdul Wahab.

Menurut Abdul Wahab, Sekolah Rakyat bukan sekadar tempat belajar, tetapi juga ruang pemberdayaan dan pembentukan karakter.

"Kami ingin menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, humanis dan membumi, di mana setiap orang tanpa memandang latar belakang memiliki kesempatan untuk tumbuh dan berkembang," terangnya.

Peluncuran Sekolah Rakyat di Sulbar menunjukkan kuatnya komitmen pemerintah dalam mendorong keadilan sosial melalui pendidikan.

Kolaborasi antara Kementerian Sosial, pemerintah provinsi, organisasi masyarakat sipil dan relawan tambahnya, menjadi kunci utama keberhasilan program ini.

"Dengan kehadiran Sekolah Rakyat, Pemprov Sulbar berharap dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih empati, adaptif dan memberdayakan. Ini sejalan dengan visi nasional untuk membangun Indonesia yang maju dan inklusif," terang Abdul Wahab.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Olahraga
UEFA Nations League: Pesta ...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.