Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pecah Rekor Dunia! Pelatihan AI 25.000 Guru di Sumsel Masuk Guinness World Records

📅 Minggu, 21 Sep 2025, 11:10 WIB | Oleh:
Pecah Rekor Dunia! Pelatihan AI 25.000 Guru di Sumsel Masuk Guinness World Records Doc: ANTARA
Ket. Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Rika Efianti saat menerima sertifikat rekor yang diberikan langsung oleh Mr. Austinclarck Herzogjohnson, Sabtu (20/9/2025).

PALEMBANG - Pelatihan Artificial Intelligence (AI) yang diikuti 25.000 di guru dari seluruh Indonesia di Sumatera Selatan (Sumsel), Sabtu (20/9), memecahkan rekor dunia atau Guinness World Records.

Kegiatan yang diselenggarakan secara hybrid dari Griya Agung Palembang tersebut dihadiri Gubernur Sumsel Herman Deru dan sejumlah tokoh pendidikan nasional.

Penyerahan sertifikat rekor diberikan oleh Austinclarck Herzogjohnson dan diterima perwakilan Pemerintah Provinsi Sumsel, yakni Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Rika Efianti serta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Mondyaboni.

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan pihaknya mengapresiasi inisiatif pelatihan berskala internasional dan juga peran penting dua tokoh pendidikan, James Gwee dan Johannes Agus Taruna, yang menjadi motor penggerak kegiatan.

"Selama ini kita hanya mendengar soal AI. Tapi, hari ini guru-guru kita akan mempelajari konsep dasarnya, bahkan bagaimana menginovasikan kurikulum. Jangan sampai guru tertinggal dari murid-murid yang sudah sangat akrab dengan teknologi sejak usia dini,” katanya.

Menurutnya, peningkatan kapasitas guru itu penting dalam menghadapi perkembangan teknologi digital. Sebab, guru bukan hanya harus cakap menggunakan teknologi, namun juga mampu mengendalikannya secara bijak dan etis.

“Saya ingin para guru ini jadi pengendali teknologi, bukan korbannya. Karena, kalau tidak paham, kita bisa jadi korban manipulasi teknologi,” ujarnya.

Sementara itu, praktisi pendidikan Johannes Agus Taruna mengatakan kegiatan ini merupakan hasil persiapan selama satu tahun, dan awalnya direncanakan di kota lain.

“Namun, Gubernur Sumsel mengambil inisiatif agar kegiatan besar ini diselenggarakan di Sumsel. Beliau mendukung penuh sejak awal,” ujar Johannes.

Menurutnya, pelatihan AI untuk 25.000 guru ini merupakan warisan besar (legacy) bagi dunia pendidikan Indonesia, khususnya Sumsel.

“Bayangkan dampaknya setelah 25.000 guru selesai mengikuti pelatihan ini. Jika mereka semua mampu mengaplikasikan AI dalam proses belajar-mengajar, ini bukan hanya investasi untuk Sumsel, tapi untuk masa depan pendidikan Indonesia,” ujarnya.

Pelatihan AI itu terbagi dalam tiga sesi utama, yakni memahami dasar-dasar dan tantangan AI dalam pendidikan pemanfaatan aplikasi AI untuk administrasi, penilaian, dan media pembelajaran, serta integrasi AI dalam perangkat ajar dengan memperhatikan prinsip etika digital, seperti privasi data dan keamanan siber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.