Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wagub Papua Pegunungan, Ones Pahabol, mengingatkan masyarakat untuk menjaga ucapan dan menghindari perkataan rasis demi persatuan di tanah Papua.

📅 Jumat, 19 Sep 2025, 16:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wagub Papua Pegunungan, Ones Pahabol, mengingatkan masyarakat untuk menjaga ucapan dan menghindari perkataan rasis demi persatuan di tanah Papua. Doc: Antara Foto
Ket. Wakil Gubernur Papua Pegunungan Ones Pahabol

Wakil Gubernur Papua (Wagup) Papua Pegunungan (Papeg) Ones Pahabol mengimbau warga delapan kabupaten untuk menghindari perkataan-perkataan rasisme.

“Kami harap para orang tua untuk dapat memberikan pemahaman kepada anak-anaknya untuk tidak boleh mengeluarkan kata-kata rasisme, tetapi berikanlah pemahaman untuk dapat hidup baik dan berdampingan dengan orang asli Papua (OAP) di Papua Pegunungan maupun di wilayah lainnya di Tanah Papua,” kata Wagub Papeg Ones Pahabol di Wamena, Jumat.

Menurut Wagub Ones, kebersamaan antara satu manusia dengan manusia lain merupakan Firman Tuhan yang harus dilaksanakan semua manusia di muka bumi ini, termasuk di wilayah Papua Pegunungan.

“Tatanan kemasyarakatan dengan hidup berdampingan dalam sebuah kebersamaan itu merupakan Firman Tuhan, dimana semua menjadi satu tanpa adanya perbedaan,” ujarnya.

Dia menjelaskan sesama anak bangsa maka harus saling menghormati dan melindungi satu dengan yang lainnya sehingga dapat tercipta kerukunan umat beragama, suku dan ras dan golongan di Papua Pegunungan.

“Dengan peristiwa ini kami belajar untuk bagaimana dapat menjaga lisan kita, bagaimana menjaga perilaku kita dalam pergaulan sehari-hari di wilayah Indonesia khususnya di Papua Pegunungan sehingga kejadian kerusuhan yang terjadi di Kabupaten Yalimo tidak boleh terulang lagi,” katanya.

Dia menambahkan daerah ini dapat maju dan berkembang ketika semua elemen masyarakat baik itu OAP dan non OAP bersama-sama bergandengan tangan, hidup rukun satu dengan lainnya sehingga dapat mempercepat pembangunan di delapan kabupaten.

“Kerukunan adalah pondasi utama dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas, dan menjadi modal utama dalam pembangunan berkelanjutan di wilayah Papua Pegunungan,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.