Kartu Transjakarta Gratis Bikin Iri, Ribuan Warga Jakarta Kini Bisa Naik MRT, LRT, dan Transjakarta Secara Cuma-cuma
📅 Jumat, 19 Sep 2025, 14:00 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Instagram: @infotije
JAKARTA — Program Kartu Layanan Gratis (KLG) untuk transportasi umum di Jakarta terus meluas. PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melaporkan sudah ada 5.729 kartu yang tersebar di Jakarta Barat dan Jakarta Utara berkat kerja sama dengan pemerintah kota setempat.
Corporate Secretary Transjakarta, Welfizon Yuza, menyebut percepatan distribusi kartu ini dilakukan sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
“Kami berkoordinasi dengan seluruh wilayah untuk percepatan pendistribusian KLG sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung,” ujar Welfizon di Jakarta, Selasa (16/9/2025).
KLG ini bisa dipakai masyarakat untuk menikmati layanan transportasi publik tanpa biaya. Mulai dari Transjakarta, MRT Jakarta, LRT Jakarta, hingga Transjabodetabek dapat diakses cukup dengan kartu tersebut.
Dengan fasilitas ini, warga tidak lagi perlu mengeluarkan uang perjalanan setiap hari. Hal itu diharapkan mampu meringankan beban transportasi dan meningkatkan daya beli masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pendaftaran untuk mendapatkan kartu ini dilakukan secara online. Warga cukup mengunjungi situs resmi klg.transjakarta.co.id untuk mengajukan permohonan.
Langkah pembuatan KLG juga dibuat sederhana. Pemohon hanya perlu memilih menu “Pembuatan Kartu Baru”, mengisi data pribadi, mengunggah dokumen, lalu menunggu proses verifikasi.
Jika permohonan disetujui, kartu akan dicetak dan pemohon akan menerima notifikasi lokasi pengambilan. Pengambilan kartu dilakukan sesuai petunjuk resmi yang diberikan Transjakarta.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kini, distribusi kartu tidak lagi terpusat hanya di kantor Transjakarta Cawang atau halte besar tertentu. Melalui kerja sama dengan pemerintah wilayah, penyaluran dilakukan lewat kecamatan hingga kelurahan.
Kebijakan ini membuat masyarakat lebih mudah mendapatkan akses tanpa harus antre panjang. KLG pun lebih cepat diterima oleh penerima manfaat.
Program KLG menyasar 15 kelompok penerima dengan kriteria khusus. Mereka terdiri dari PNS Pemprov DKI dan pensiunan, tenaga kontrak, hingga peserta didik penerima KJP.
Selain itu, pekerja dengan gaji setara UMP melalui Bank DKI, penghuni rusunawa, tim penggerak PKK, hingga pemilik KTP Kepulauan Seribu juga termasuk sasaran. Golongan lain mencakup penerima beras keluarga sejahtera (Raskin) di Jabodetabek.
Anggota TNI, Polri, veteran RI, penyandang disabilitas, serta lansia berusia di atas 60 tahun juga berhak menerima. Termasuk marbut masjid, pendidik dan tenaga PAUD, serta juru pemantau jentik (jumantik).
Dengan cakupan penerima yang luas, program ini dinilai sebagai langkah strategis Pemprov DKI untuk meningkatkan akses transportasi. Transjakarta memastikan jumlah kartu akan terus ditambah agar manfaatnya lebih merata.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!