Momen Horor Rekonstruksi Mutilasi Tiara: Pintu Kos Tertutup Sendiri, Warga Hujat Alvi dengan Amarah Membara!
📅 Kamis, 18 Sep 2025, 09:30 WIB | Oleh: Alfina Febriyana
Doc: Istimewa
JAKARTA - Suasana mencekam mewarnai rekonstruksi kasus mutilasi keji yang dilakukan Alvi Maulana terhadap kekasihnya, Tiara Angelina Saraswati. Rekonstruksi digelar di kos Jalan Lidah Wetan Gang 1, Lakarsantri, Surabaya, pada Rabu (17/9/2025), dan menyajikan 33 adegan sadis, mulai dari pembunuhan hingga pembuangan potongan tubuh korban.Namun, ada satu momen yang membuat bulu kuduk merinding. Saat adegan kedelapan, tepat ketika Alvi memperagakan penusukan terhadap Tiara di lantai dua, pintu lantai satu tiba-tiba menutup sendiri dengan keras. Suara benturan pintu membuat petugas yang berjaga kaget dan langsung membuka kembali pintu tersebut.Yang lebih aneh, setelah pintu dibuka, tak lama kemudian pintu kembali menutup dengan keras. Petugas sempat curiga pintu tertiup angin. Tetapi, bangunan kos tersebut justru tertutup rapat oleh bangunan lain di depannya, sehingga mustahil ada hembusan angin. Salah satu anggota Sat Reskrim Polres Mojokerto bahkan bergumam, “Gak onok angin lho padahal, kok nutup dewe ngene (Tidak ada angin, tapi pintunya nutup sendiri),” kata salah satu petugas.Fenomena aneh itu membuat suasana rekonstruksi kian mencekam. Beberapa wartawan yang hadir pun tampak saling pandang, seolah-olah kejadian tersebut membawa nuansa horor di tengah pengungkapan kasus tragis ini. Setelah Alvi turun memperagakan adegan mutilasi di kamar mandi lantai satu, pintu itu akhirnya tidak lagi bergerak sendiri.Tak hanya dihantui kejadian mistis, rekonstruksi juga diwarnai luapan emosi warga. Begitu Alvi tiba di lokasi dengan baju tahanan oranye dan kepala plontos, makian langsung meledak dari mulut massa yang sudah berkerumun sejak pagi. “Bangsat! Jancok! Bajingan!” teriak warga, melampiaskan amarah atas kekejaman Alvi. Polisi pun harus bekerja keras menjaga situasi agar tidak semakin ricuh.Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Fauzy Pratama, menjelaskan bahwa ada 33 adegan yang diperagakan Alvi, mulai dari menjemput korban, pertengkaran, pembunuhan dengan tusukan di leher, hingga aksi mutilasi sadis di kamar mandi. Kepala korban sempat disembunyikan di belakang lemari, sementara potongan tubuh lainnya dibuang ke kawasan Pacet, Mojokerto.Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto, sebelumnya menegaskan bahwa pembunuhan ini berawal dari cekcok pada 31 Agustus 2025 dini hari. Pertengkaran kecil berujung tragedi besar yang menggemparkan Mojokerto dan Surabaya.Rekonstruksi ini bukan hanya membuka kembali luka keluarga korban, tetapi juga meninggalkan tanda tanya, apakah pintu yang menutup sendiri hanyalah kebetulan, atau ada sesuatu yang tak kasat mata ikut menyaksikan rekonstruksi berdarah ini?
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!