Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kasus Mirip-mirip Harun Masiku Tengah Menyeruak di Kalimantan Selatan Libatkan Wagub

📅 Kamis, 18 Sep 2025, 02:05 WIB | Oleh:
Kasus Mirip-mirip Harun Masiku Tengah Menyeruak di Kalimantan Selatan Libatkan Wagub Doc: ist
Ket. DPRD Kalsel

BANJARBARU – Masih ingat kasus penggantian antarwaktu untuk mengisi kursi DPR yang melibatkan Harun Masiku dari PDIP? Ini yang membawa Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menjadi pesakitan. Ada suap terkait kasus ini ke KPU.

Mirip-mirip, jadi tak persis, kasus seperti itu juga tengah menyeruak di Kalimantan Selatan. Ini juga terkait penggantian antarwaktu (PAW). Ini bukan soal uang (belum ditelusur, mungkin juga ada) tapi kemunculan dokumen yang dikira palsu.

Saat ini Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Selatan (Ditreskrimum Polda Kalsel) masih mendalami laporan kasus dugaan pemalsuan dokumen berupa tanda tangan Ketua DPD Partai Golkar Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, yang juga menjabat Wakil Gubernur Kalsel.

"Penyidik masih bekerja memanggil para saksi dan sebagian sudah dimintai keterangannya," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalsel Kombes Pol Frido Situmorang di Banjarbaru, Rabu. Salah satu saksi yang sudah memenuhi panggilan penyidik adalah Doni Ristianto. Dia adalah staf Partai Golkar Kabupaten Tanah Laut yang membuat surat diduga palsu bertanda tangan Hasnuryadi Sulaiman.

Sedangkan kader senior DPD Partai Golkar Kalsel, Puar Junaidi, yang membuat laporan justru tidak datang memenuhi panggilan penyidik. "Saya sudah perintahkan penyidik untuk melakukan panggilan kedua terhadap pelapor," ungkap Frido. Disinggung adanya kabar upaya perdamaian, Frido mengaku belum menerima informasi dari penyidik berkaitan hal tersebut. Namun, dia menyambut baik jika hal itu benar adanya.

"Bisa kita lakukan restorative justice alias keadilan restoratif, di tengah situasi politik sekarang tentu upaya damai ini lebih baik," jelasnya. Sebelumnya, Puar Junaidi membuat laporan ke polisi atas pemalsuan surat rekomendasi Pengganti Antar Waktu (PAW) dua kader Partai Golkar yang duduk di DPRD Kabupaten Tanah Laut bertanda tangan Ketua DPD Partai Golkar Kalsel Hasnuryadi Sulaiman.

Surat bernomor: B-003/DPD/Golkar/IX/2025 itu berisikan usulan PAW H Agus Prasetya Budiono yang saat ini menjabat Ketua Komisi I dan Hj Musdalifah sebagai Wakil Ketua DPRD Tala. Masyarakat Kalsel terus menunggu akhir dari kisruh ini. Sebab PAW memang sering menjadi masalah. Semoga saja kasusnya dibongkar, sehingga dapat diketahui kejadian yang sesungguhnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.