Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

APBN 2026: Transfer ke Daerah Digenjot Jadi Rp693 Triliun, Purbaya Tepati Janji!

📅 Kamis, 18 Sep 2025, 15:15 WIB | Oleh:
APBN 2026: Transfer ke Daerah Digenjot Jadi Rp693 Triliun, Purbaya Tepati Janji! Doc: Antara Foto
Ket. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menepati janji untuk menyesuaikan alokasi dana guna mendukung pembangunan daerah.

Jakarta - Dalam rapat kerja antara Badan Anggaran (Banggar) DPR RI dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada Kamis (18/9), disepakati penambahan anggaran untuk transfer ke daerah (TKD) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Anggaran TKD yang sebelumnya direncanakan sebesar Rp650 triliun, kini dinaikkan menjadi Rp693 triliun, bertambah Rp43 triliun.

Ketua Banggar DPR RI, Said Abdullah, menyatakan bahwa kenaikan ini merupakan respons terhadap permintaan dari berbagai komisi dan pemberitaan yang mencerminkan pentingnya alokasi TKD untuk mendukung pembangunan daerah. "Naik 43 triliun. Tentu kenaikan Rp43 triliun ini sesuai dengan permintaan dari komisi-komisi dan berbagai pemberitaan yang demikian dahsyatnya urusan TKD," ujar Said dalam rapat tersebut.

Dengan penambahan anggaran TKD ini, defisit APBN 2026 dirancang sebesar Rp689 triliun atau 2,68% terhadap produk domestik bruto (PDB), meningkat dari rancangan sebelumnya yang sebesar Rp638,8 triliun atau 2,48% PDB. Said menjelaskan bahwa kenaikan belanja ini akan dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan kementerian/lembaga (K/L), khususnya untuk pendidikan dan beberapa K/L lainnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah menjanjikan kenaikan anggaran TKD 2026. Keputusan ini diambil setelah beberapa pemerintah daerah (pemda) menaikkan pajak bumi dan bangunan (PBB) hingga ratusan persen akibat anggaran yang terpotong banyak. "Kemarin daerah-daerah ribut karena anggarannya terlalu terpotong banyak sehingga mereka menaikkan PBB jadi nggak kira-kira. Kita menjaga hal itu, nanti saya dengan Pak Misbakhun (Ketua Komisi XI), mungkin akan memberi pelonggaran sedikit kepada transfer ke daerah," kata Purbaya dalam acara GREAT Lecture Transformasi Ekonomi Nasional di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (11/9).

Dengan tambahan anggaran ini, diharapkan dapat mendukung pembangunan daerah, meningkatkan pelayanan publik, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal. Pemerintah dan DPR RI berharap langkah ini dapat menciptakan keseimbangan antara pembangunan pusat dan daerah, serta memperkuat otonomi daerah dalam mengelola sumber daya dan potensi lokal.

Keputusan ini juga mencerminkan komitmen pemerintah untuk mendengarkan aspirasi daerah dan menyesuaikan kebijakan anggaran guna menciptakan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.