Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Jayapura: Wilayah Pembangunan III Fokus Penguatan Perkebunan 

📅 Selasa, 16 Sep 2025, 07:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Jayapura: Wilayah Pembangunan III Fokus Penguatan Perkebunan  Doc: ANTARA
Ket. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Jayapura Alex Rumbobiar saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa 9/9/2025.

SENTANI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Provinsi Papua, menetapkan wilayah Pembangunan III di daerah ini sebagai sentra pengembangan pertanian, perkebunan rakyat dan peternakan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Jayapura, Alex Rumbobiar, saat ditanya tentang potensi investasi pada wilayah pembangunan di ruang kerjanya di Sentani, Senin (15/9), mengatakan kawasan ini berada di Lembah Grimenawa.

"Yang termasuk kawasan Lembah Grimenawa diantaranya Distrik Kemtuk, Kemtuk Gresi, Gresi Selatan, Nimboran, Nimbokrang dan Namblong, dengan dukungan alam subur yang cocok untuk agroindustri," katanya.

Menurut Alex, wilayah Pembangunan III memiliki kekuatan pada lahan pertanian dan perkebunan rakyat, wilayah Grime yang masuk dalam kawasan ini diproyeksikan menjadi basis program agropolitan sebagai pusat produksi pangan dan hasil perkebunan lokal.

"Wilayah Pembangunan III merupakan lumbung pangan Jayapura, potensinya sangat besar untuk pertanian skala rakyat, peternakan, dan perkebunan yang dikembangkan melalui program agropolitan," ujarnya.

Dia menjelaskan, pemerintah menginginkan kawasan ini menjadi penopang ketahanan pangan sekaligus berbasis investasi agroindustri. Hasil perkebunan seperti kakao, kopi, dan vanili dari kawasan Nimboran dan Nimbokrang menjadi komoditas unggulan.

"Produk-produk ini memiliki daya saing tinggi di pasar domestik maupun internasional. Pemerintah mendorong investasi pada hilirisasi agar hasil perkebunan tidak hanya di bahan mentah tetapi terpadu diolah menjadi produk bernilai tambah," katanya.

Dia menambahkan, selain perkebunan sektor peternakan rakyat juga berkembang di wilayah pembangunan III, lahan yang luas dan dukungan ketersediaan pakan alami memungkinkan pengembangan sapi, kambing dan unggas.

"Potensi ini diarahkan untuk memperkuat rantai pasok daging dan protein hewani bagi masyarakat Jayapura. Pertanian skala rakyat tetap menjadi prioritas utama. Padi ladang, jagung dan hortikultura dapat dikembangkan melalui teknologi tepat guna," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.