Menko Pangan Minta Dana untuk Koperasi Desa Tidak Mengendap
📅 Selasa, 16 Sep 2025, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: ANTARA /Maria Cicilia Galuh
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan (Zulhas) menyampaikan Kementerian Keuangan telah sepakat untuk memberikan skema pinjaman kepada Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih.
Zulhas menyebut, masalah pendanaan kopdes telah berbulan-bulan tidak mendapat titik terang. Namun, setelah melakukan pertemuan dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, akhirnya terjadi kesepakatan antar kementerian.
"Persoalan kami berapa bulan nggak selesai-selesai. Hari ini, satu hari ini rapat setengah jam kelar. Dukungan keuangan tentu sangat berarti untuk Kopdes dan Koperasi Kelurahan," ujar Zulhas di Jakarta, Senin (15/9).
Seperti dikutip dari Antara, Zulhas juga meminta bank Himbara untuk dapat segera menyalurkan dana yang sudah diberikan oleh Kementerian Keuangan sebesar 200 triliun rupiah.
Menurutnya, dana tersebut dapat dimanfaatkan oleh 16.000 kopdes yang telah memenuhi persyaratan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pinjaman ini nantinya bisa digunakan untuk modal usaha, seperti warung bahan pokok, penyediaan pupuk dan lainnya.
"Kami meminta percepatan penyaluran pinjaman ini, karena sudah lama, sudah 3-4 bulan dari kopdes yang sudah dilaunching oleh Bapak Presiden secara langsung. Jangan sampai dana ini mengendap agak lama gitu, padahal koperasi sudah sangat membutuhkan," katanya.
Dalam pengajuan pinjaman, setiap kopdes diminta untuk menyusun proposal bisnis yang matang dan realistis yakni dengan pemetaan potensi desa, analisis pasar, proyeksi keuangan, dan strategi pemasaran yang jelas.
Sebaiknya Anda baca juga:
Proposal tersebut sangat penting agar kopdes memiliki arah yang jelas dan daya tawar kuat saat mengajukan pembiayaan ke lembaga perbankan atau mitra strategis.
Terlebih, kopdes berfungsi sebagai wadah penjualan dan penampungan hasil produk masyarakat desa sekaligus menjadi perpanjangan tangan program unggulan Pemerintah.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan bahwa setiap kopdes memiliki plafon pinjaman hingga 3 miliar rupiah.
Ia menyebut sekitar kurang lebih 1.064 kopdes yang sudah memenuhi persyaratan dan kelengkapan kelembagaan sudah dapat mencairkan dananya.
"Yang 1.000 kopdes, ada sekitar Rp1 triliunan hari ini sudah bisa dicairkan, terus kemudian berlanjut, sambil menunggu yang Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang baru, 16.000 kopdes merah putih sudah bisa dibantu pencairannya menggunakan ini," ujar Ferry.
Pembiayaan Operasional
Pada kesempatan itu, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyebut pemerintah tidak menetapkan secara khusus berapa dana yang harus disalurkan untuk pembiayaan Kopdes Merah Putih.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!