Kemenhub Perkuat Konektivitas, Hilangkan Kesenjangan Ekonomi Nasional
📅 Selasa, 16 Sep 2025, 03:30 WIB | Oleh: Tim PenulisDirektorat Jenderal Perkeretaapian terus kembangkan jaringan kereta api melalui skema pendanaan non-APBN seperti investasi swasta dan KPBU guna percepat pembangunan infrastruktur transportasi nasional.
Pengembangan tersebut dapat dilihat pada sejumlah penggunaan teknologi moda kereta api antara lain MRT Jakarta, Skytrain Soekarno-Hatta Airport, KA Makassar Parepare, LRT Jakarta, Commuter Line, LRT Palembang, serta LRT Jabodebek.
"Saat ini terdapat lima angkutan perintis yang sudah berjalan di 2025, pertama KA Cut Meutia, KA Lembah Anai, LRT Sumatera Selatan, KA Makassar Parepare, serta KA Bathara Kresna," kata Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Ditjen Perkeretaapian Kemenhub Arif Anwar.
Dia menambahkan sebelum lima kereta perintis yang masih berjalan di 2025 itu, pihaknya juga memiliki kereta perintis yang saat ini sudah meningkat menjadi KA PSO karena peningkatan okupansi penumpang yang mencapai 70 persen antara lain KA Siliwangi, KA Jenggala, KA Minangkabau Ekspress, serta KA Datuk Balembangan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!