Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenlu Berhasil Pulangkan 74 WNI dari Nepal

📅 Senin, 15 Sep 2025, 19:42 WIB | Oleh:
Kemenlu Berhasil Pulangkan 74 WNI dari Nepal Doc: AFP/Getty Images

JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan bahwa jumlah warga negara Indonesia (WNI) yang kembali dari Nepal menyusul gejolak protes besar anti-pemerintah di negara tersebut akan mencapai 78 orang pada pekan ini.

Disampaikan Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Judha Nugraha merespons pertanyaan ANTARA pada Senin (15/9), sudah ada 74 WNI yang berhasil pulang ke RI dengan penerbangan komersial dari Nepal hingga Minggu (14/9).

Sementara, 4 WNI lainnya akan pulang dengan pesawat komersial dalam dua penerbangan berbeda pada Senin dan Kamis (18/9), dengan masing-masing gelombang diikuti 2 WNI.

“Dengan demikian hingga Kamis mendatang, diharapkan total 78 WNI yang melakukan kunjungan singkat ke Nepal sudah dapat dipulangkan ke tanah air,” kata Judha.

Dia menambahkan bahwa para WNI tersebut berada di Nepal baik untuk mengikuti konferensi internasional maupun berwisata.

Direktur di Kemlu RI itu menyampaikan bahwa kondisi keamanan di Nepal sudah berangsur pulih, sebagaimana terlihat dari berakhirnya pemberlakuan jam malam dan pemulihan layanan transportasi umum di negara tersebut.

“Kemlu dan KBRI Dhaka akan terus memonitor perkembangan situasi keamanan di Nepal dan mempersiapkan rencana kontingensi untuk antisipasi jika terjadi eskalasi kembali,” kata Judha.

Dalam pernyataan sebelumnya pada Minggu, Kemlu RI mengimbau WNI untuk mempertimbangkan kembali atau menunda perjalanan ke Nepal hingga situasi benar-benar pulih.

Meskipun pada saat ini, ancaman keamanan semakin reda menyusul pelantikan Perdana Menteri sementara Sushila Karki, lanjutnya.

Kemlu juga mengingatkan WNI yang akan bepergian ke luar negeri untuk selalu memperhatikan kondisi keamanan negara tujuan dan melaporkan diri melalui aplikasi Safe Travel.

Sekurangnya 72 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka dalam aksi kerusuhan besar di Nepal sejak 8 September yang dipicu larangan penggunaan media sosial serta dugaan korupsi dan nepotisme elite politik Nepal.

Protes tersebut membuat Perdana Menteri Nepal Sharma Oli mengundurkan diri pada Selasa (9/9) setelah para pengunjuk rasa menyerbu parlemen dan membakar rumah beberapa pejabat senior di Kathmandu, ibu kota negara tersebut.

Usai Sushila Karki dilantik sebagai PM sementara, ia mengumumkan kompensasi sebesar 1 juta rupee untuk setiap korban serta berjanji akan mengusut aksi kekerasan dan vandalisme pada gedung-gedung pemerintah. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
  • Mesin Produksi Kembali Panas! BI Sebut Industri Pengolahan Tumbuh di Awal 2026
    Sebagai seseorang yang rutin mengikuti perkembangan sektor pengolahan, ...
  • Badan Pusat Statistik: Harga Beras Premium dan Medium Kompak Naik pada Agustus
    Informasi yang sangat komprehensif terkait laporan BPS bulan ...
Luar Negeri
AS Usik Inggris Terkait Kep...
Megapolitan
Pedagang Pasar  Jadi Sasara...
Megapolitan
KPK Bakal Periksa Bupati Bogor
Advertisement
Karhutla Sumatra-Kalimantan Membara, Prabowo Panggil Panglima TNI dan Kapolri Malam-Malam Gelar Rapat Darurat

Karhutla Sumatra-Kalimantan Membara, Prabowo Panggil Panglima TNI dan Kapolri Malam-Malam Gelar Rapat Darurat

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.