Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ribuan Pendamping Dikerahkan, Kemenkop All Out Kawal Kopdes Merah Putih

📅 Minggu, 14 Sep 2025, 20:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ribuan Pendamping Dikerahkan, Kemenkop All Out Kawal Kopdes Merah Putih Doc: ANTARA FOTO/ Mohammad Ayudha
Ket. Ilustrasi - Petugas kelurahan membantu merapikan stok kebutuhan pokok yang dijual di Koperasi Kelurahan Merah Putih Banyuanyar, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah.

JAKARTA – Pendampingan bagi para pengurus Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) memiliki peran strategis untuk memastikan tata kelola organisasi berjalan profesional dan berkelanjutan.

Sebagai lembaga ekonomi kerakyatan di tingkat desa, kapasitas pengurus sering kali terbatas, baik dalam aspek manajerial, keuangan, maupun pemanfaatan teknologi.

Tanpa pendampingan yang memadai, koperasi berisiko salah arah dalam pengambilan keputusan, lemahnya transparansi, hingga gagalnya upaya memperluas manfaat ekonomi bagi anggota.

Dengan adanya pendampingan intensif—mulai dari perencanaan usaha, pengelolaan keuangan, penyusunan proposal bisnis, hingga strategi pemasaran—pengurus akan lebih siap menghadapi tantangan sekaligus memaksimalkan potensi koperasi sebagai motor pembangunan desa.

Hal ini tidak hanya memperkuat koperasi, tetapi juga mendorong terciptanya kemandirian ekonomi di tingkat lokal.

Kementerian Koperasi (Kemenkop) akan merekrut 8.000 tenaga pendamping untuk memberikan pendampingan kepada para pengurus di 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih di seluruh Indonesia.

Program pendampingan ini menjadi salah satu prioritas utama pemerintah untuk memastikan setiap koperasi dapat beroperasi secara efektif dan optimal.

"Satu pendamping akan mengawal 10 koperasi," kata Sekretaris Kemenkop (Seskemenkop) Ahmad Zabadi saat meninjau Kopdes Merah Putih Bojong Mangu di Kabupaten Bekasi, Sabtu (13/9).

Dalam keterangan pers kementerian, Zabadi menjelaskan program pendampingan ini adalah bagian dari inisiatif yang lebih besar, termasuk program business assistant. Ia menyebut pelatihan untuk seluruh pengurus Kopdes Merah Putih akan segera dimulai pada awal Oktober.

Ia mengatakan para pendamping tersebut akan membantu para pengurus dalam menjalankan koperasi, memastikan pemahaman yang lebih baik tentang sistem bisnis dan operasional.

Zabadi menambahkan Kemenkop juga sudah menyiapkan buku panduan yang bisa menjadi model bisnis yang akan dijalankan koperasi.

“Pekan depan, kami sudah kolaborasi dengan BUMN pangan dan logistik," kata dia.

Selain itu, Kemenkop juga menekankan pentingnya pendataan terintegrasi yang sejalan dengan data desa presisi. Menurut Zabadi, sistem ini akan menjadi pintu masuk bagi seluruh kebijakan dan program agar tepat sasaran.

Menurutnya, data ini penting untuk memastikan keadilan distribusi manfaat ekonomi bagi anggota dan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.