Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Deklarasi Mpumalanga, Senjata Baru Kemenpar Dongkrak Pariwisata Global

📅 Minggu, 14 Sep 2025, 20:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Deklarasi Mpumalanga, Senjata Baru Kemenpar Dongkrak Pariwisata Global Doc: ANTARA/HO-Kementerian Pariwisata
Ket. Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menghadiri G20 Tourism Ministers Meeting (TMM) 2025 yang berlangsung di Mpumalanga, Afrika Selatan pada tanggal 11-12 September 2025.

JAKARTA – Memajukan sektor pariwisata secara global bukan sekadar meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga membangun daya saing yang berkelanjutan di tengah ketatnya persaingan antarnegara.

Setiap destinasi kini dituntut tidak hanya menawarkan keindahan alam atau kekayaan budaya, tetapi juga pengalaman yang autentik, aksesibilitas yang mudah, serta standar layanan internasional.

Bagi negara berkembang seperti Indonesia, strategi globalisasi pariwisata mencakup digitalisasi promosi, peningkatan infrastruktur, serta kerja sama lintas negara untuk memperluas pasar.

Namun, ekspansi global juga membawa tantangan berupa risiko homogenisasi budaya, tekanan pada lingkungan, hingga kerentanan terhadap gejolak geopolitik maupun ekonomi dunia.

Karena itu, kunci memajukan pariwisata global adalah keseimbangan antara promosi dan keberlanjutan: bagaimana menarik wisatawan internasional tanpa mengorbankan kearifan lokal maupun daya dukung lingkungan.

Dengan pendekatan strategis yang adaptif, sektor pariwisata dapat menjadi mesin pertumbuhan ekonomi sekaligus sarana diplomasi budaya yang memperkuat posisi negara di panggung internasional.

Kementerian Pariwisata mendukung kesepakatan dan komitmen para perwakilan negara yang dituangkan melalui Deklarasi Mpumalanga untuk memajukan sektor pariwisata secara global dalam G20 Tourism Ministers Meeting (TMM) 2025 di Afrika Selatan.

"Hal ini merupakan bentuk komitmen Indonesia dalam memajukan pariwisata dunia, serta mencapai pariwisata berkelanjutan yang menjadi tema utama dari pertemuan para Menteri Pariwisata G20," kata Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (13/9).

Ni Luh menyampaikan deklarasi itu sejalan dengan semangat yang diusung oleh Kementerian Pariwisata. Ada empat fokus Indonesia dalam deklarasi ini, yaitu inovasi digital untuk mendorong start-up dan UMKM pariwisata, pembiayaan dan investasi pariwisata yang adil dan berkelanjutan, konektivitas udara untuk mempermudah perjalanan lintas negara, dan penguatan resiliensi demi pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan.

Menurut dia, keempat poin ini sangat relevan dengan agenda pembangunan pariwisata Indonesia, sehingga diharapkan deklarasi ini akan diimplementasikan secara efektif dan berkelanjutan, selaras dengan prioritas nasional negara masing-masing.

“Dengan mendukung Deklarasi Mpumalanga, Indonesia menegaskan komitmen untuk berkolaborasi bersama negara-negara G20 dan mitra internasional, agar pariwisata menjadi motor pertumbuhan ekonomi yang adil, ramah lingkungan, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” kata dia.

Hal lain yang ia sampaikan terkait dengan pilar tourism financing and investment for sustainable development, di mana Indonesia menekankan tiga prioritas penting, yakni meningkatkan akses pembiayaan bagi negara-negara berkembang, agar mereka dapat mengembangkan sektor pariwisata dengan lebih merata dan adil.

Kementerian Pariwisata turut memasukkan keberlanjutan dan inklusivitas ke dalam kriteria pendanaan, sehingga setiap investasi pariwisata tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga ramah lingkungan dan berdampak sosial positif.

Sebagai anggota negara G20, Indonesia menjadikan momentum dalam TMM tersebut untuk menunjukkan komitmennya dalam membangun pariwisata yang berkelanjutan, inklusif, dan berbasis inovasi, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan wisata unggulan di dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

80 Perusahaan Bekerja Sama PAL Jaya

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
80 Perusahaan Bekerja Sama ...

Daerah-daerah Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Daerah-daerah Siaga Kebakar...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.