Barcelona Lakoni Laga Kandang dengan Kecewa: Menjamu Valencia di Stadion 6.000 Kursi
📅 Jumat, 12 Sep 2025, 09:45 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
BARCELONA, SPANYOL – Kepulangan Barcelona ke kandang sendiri musim ini terasa pahit. Alih-alih disambut gemerlap di Spotify Camp Nou yang tengah direnovasi, Blaugrana justru harus menjamu Valencia pada hari Minggu (14/9) di stadion mungil Johan Cruyff yang hanya menampung 6.000 penonton.
Partai ini menjadi laga kandang pertama Barca di La Liga 2024-25 setelah tiga pekan berturut-turut bermain tandang. Namun situasi jauh dari ideal. Tim asuhan Hansi Flick masih tertahan di posisi keempat klasemen, dua poin di belakang Real Madrid dan Athletic Bilbao, usai ditahan 1-1 oleh Rayo Vallecano sebelum jeda internasional.
Awalnya, manajemen berharap bisa menggunakan Camp Nou meski dengan kapasitas terbatas. Namun izin keamanan tak kunjung turun. Dengan Stadion Olimpiade Lluis Companys, markas sementara Barca dalam dua musim terakhir, dipakai untuk konser musik, pilihan pun jatuh ke stadion latihan Johan Cruyff.
Presiden klub Joan Laporta menegaskan pihaknya akan segera kembali ke rumah asli. “Kami akan kembali ke Camp Nou secepat mungkin. Itu yang paling kami tunggu,” kata Laporta. Renovasi Camp Nou sendiri dijadwalkan rampung pada tahun 2026, meski sebelumnya ditargetkan bisa dipakai kembali mulai akhir 2024.
Fenomena klub besar terpaksa pindah ke stadion mini bukan kali pertama terjadi di Spanyol. Real Madrid sempat menjamu lawan di stadion latihan Alfredo Di Stéfano selama renovasi Bernabéu pada 2020-21, meski saat itu laga digelar tanpa penonton karena pandemi Covid-19.
Sebaiknya Anda baca juga:
Barca sendiri sudah sempat tampil di Johan Cruyff Stadium saat mengalahkan Como 5-0 pada laga persahabatan Agustus lalu. Namun atmosfer laga kompetitif jelas berbeda, apalagi kali ini kapasitas stadion begitu terbatas. Klub hanya memberikan 290 tiket untuk suporter tamu, yang langsung habis terjual.
Valencia pun merasa dirugikan. “Kami harus beradaptasi, meskipun jelas kami ingin bermain di stadion besar. Pada akhirnya, tidak banyak yang bisa kami lakukan selain bermain dan mencoba menang,” ujar gelandang Pepelu.
Musim lalu, Barca menghancurkan Valencia 7-1 di Stadion Olimpiade. Namun Pepelu percaya pertemuan kali ini akan jauh lebih ketat. “Kami sudah memperbaiki banyak hal dari musim lalu dan yakin bisa meraih hasil bagus,” tambahnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hansi Flick menyadari timnya belum berada di jalur yang benar usai treble domestik musim lalu. Ia mengingatkan bahaya ego pemain. “Penting untuk tidak ada ego, itu akan membunuh peluang sukses,” tegas Flick, masih kesal dengan performa buruk di Vallecas.
Bintang muda Lamine Yamal juga menekankan pentingnya fokus setelah jeda internasional. “Kami tidak memulai musim dengan intensitas seperti menutup musim lalu, kami membuat kesalahan. Tapi kami masih lapar, berikan kami waktu,” ungkap pemain berusia 17 tahun itu.
Sementara itu, duel seru juga menanti di tempat lain. Real Madrid akan melawat ke markas Real Sociedad, sedangkan Athletic Bilbao menjamu Alaves dalam double-header Basque pada Sabtu (14/9).
Atletico Madrid masih mencari kemenangan perdana musim ini. Laga melawan Villarreal, tim peringkat ketiga, pada Sabtu bisa menjadi momentum. Dengan Antoine Griezmann lebih sering dicadangkan, striker Argentina Julián Álvarez diberi mandat penuh oleh Diego Simeone untuk memimpin lini depan. Kini, ia ditantang membayar kepercayaan itu dengan gol.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!