Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiga Rumah Terdampak Bencana Tanah Longsor di Jember

📅 Kamis, 11 Sep 2025, 22:25 WIB | Oleh:
Tiga Rumah Terdampak Bencana Tanah Longsor di Jember Doc: Antara
Ket. Rumah warga yang terdampak tanah longsor di Desa Gelang, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, Kamis (11/9/2025).

Jember - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember mencatat sebanyak tiga rumah di dua desa di Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, Jawa Timur terdampak tanah longsor akibat hujan deras yang mengguyur kawasan setempat.

"Rumah warga terdampak tanah longsor di Desa Gelang dan Desa Kaliglagah, Kecamatan Sumberbaru. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian bencana longsor tersebut," kata Kepala BPBD Jember Indra Tri Purnomo di Kantor BPBD setempat, Kamis.

Menurut dia, hujan ringan hingga lebat di Kecamatan Sumberbaru mengakibatkan tanah longsor yang berdampak pada rumah warga di Desa Gelang, yakni satu rumah warga yang berada di atas tanah miring mengalami longsor bagian kamar mandi atau pojok dapur.

"Kemudian terjadi tanah longsor di Desa Gelang yang berdampak pada material longsoran menutup teras rumah warga, sedangkan longsor juga menutup akses jalan setapak Desa Kaliglagah dan rumah warga," tuturnya.

Ia menjelaskan, material longsor di tiga lokasi sudah dibersihkan, namun pihaknya tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu saat cuaca ekstrem.

"Petugas bersama warga bergotong royong membersihkan material longsor. Kami juga sudah mendistribusikan bantuan kepada warga yang terdampak tanah longsor di Kecamatan Sumberbaru," katanya.

Sementara itu, hujan deras yang terjadi pada Rabu (10/9) malam pukul 21.00 WIB mengakibatkan dua rumah yang bersebelahan roboh di Desa Sempolan, Kecamatan Silo.

"Tembok yang terbuat dari semen dan atap pada dua rumah tersebut roboh karena struktur bangunan dan konstruksi yang tidak layak. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut," ujarnya.

Indra menjelaskan BPBD Jember melakukan pemetaan terhadap daerah rawan bencana saat cuaca ekstrem, yakni 11 kecamatan rawan banjir luapan di antaranya Kecamatan Bangsalsari, Sumbersari, Kaliwates, dan Tempurejo.

Sedangkan daerah rawan banjir bandang tercatat 12 wilayah yang berada di Kecamatan Sukorambi, Panti, Bangsalsari, Sumberjambe, dan Mayang. Untuk daerah rawan longsor tercatat 12 kecamatan di antaranya Kecamatan Arjasa, Tanggul, Mumbulsari, dan Tempurejo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.