Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Karnaval Songket Silungkang 2025: Sawahlunto Gaungkan Budaya Minangkabau ke Dunia

📅 Kamis, 11 Sep 2025, 11:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Karnaval Songket Silungkang 2025: Sawahlunto Gaungkan Budaya Minangkabau ke Dunia Doc: Antara
Ket. Salah satu penampilan karnaval SISSCa dari team Miyor Prima Abadi, event SISSCa sukses menjadi 'jembatan' menghidupkan budaya dan ekonomi lokal.

Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival (SISSCa) 2025 di Kota Sawahlunto Provinsi Sumatera Barat menjadi ‘jembatan’ menghidupkan budaya dan ekonomi lokal.

“Selama tiga hari penyelenggaraan, Sawahlunto Ekraf Expo yang merupakan salah satu rangkaian SISSCa di Lapangan Ombilin yang menampilkan pentas seni anak-anak Sawahlunto dipadati ribuan pengunjung. Sebanyak 30 UMKM bidang ekraf dan 116 UMKM kuliner ikut serta, dengan nilai transaksi jual-beli yang relatif seimbang sehingga perputaran ekonomi dirasakan secara merata,” kata Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra, di Sawahlunto, Rabu (10/9).

Ia menyebut dampak langsung dari SISSCa adalah untuk aspek budaya dan ekonomi yang tercipta dari pentas seni dan transaksi UMKM.

Dia menyebut tidak hanya pedagang kuliner di Lapangan Ombilin, tetapi juga pedagang kuliner di kawasan Silo dan Pasar Remaja atau Terminal Sawahlunto ikut merasakan peningkatan transaksi berkat ramainya kunjungan wisatawan selama SISSCa.

Strategi Pemerintah Kota Sawahlunto mendatangkan artis ibu kota Diva Aurell dan Chesylino pada malam penyerahan hadiah karnaval SISSCa juga terbukti ampuh memancing lonjakan penonton. Ribuan pengunjung yang hadir tidak hanya menyaksikan hiburan, tetapi juga mendorong peningkatan transaksi kuliner di lokasi acara.

Selain itu, pengrajin dan fashion designer lokal Sawahlunto memperoleh kesempatan untuk unjuk gigi sekaligus belajar mempromosikan produknya. Mereka menampilkan inovasi desain berbasis Songket Silungkang, memperlihatkan bahwa kain tradisional bisa hadir dalam format modern yang relevan dengan pasar generasi muda.

Dari sisi budaya, SISSCa menjadi panggung ekspresi generasi muda.

Total 10 tarian ditampilkan, dua di antaranya, Magical Land of Sawahlunto dan It’s Time for Sawahlunto, dipersembahkan kolaborasi Sawahlunto Youth Movement pada puncak karnaval, menjadi daya tarik tersendiri.

Tarian lainnya berasal dari pelajar SMP Negeri 1 Sawahlunto, SMP Negeri 3 Sawahlunto, dan SD Negeri 10 Tanah Lapang dan sejumlah sekolah lain.

SISSCa 2025 juga mendapat dukungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melalui program Kharisma Event Nusantara (KEN), menjadikannya salah satu agenda wisata unggulan nasional yang memperkuat posisi Sawahlunto di peta destinasi budaya Indonesia.

Wali Kota menilai SISSCa tidak sekadar pertunjukan budaya, tetapi juga etalase ekonomi kreatif yang membuka ruang kolaborasi antara pemerintah, pelaku UMKM, dan generasi muda.

“Kini banyak muncul inovasi fashion designer yang menjadikan songket lebih relevan dengan pasar Gen Z,” katanya.

Lebih jauh, ia menegaskan penyelenggaraan SISSCa selaras dengan arah kebijakan pemerintah pusat, terutama Astacita Presiden Prabowo Subianto, yang menempatkan pembangunan sumber daya manusia, ekonomi kreatif, serta pelestarian budaya nasional sebagai pilar strategis menuju Indonesia Emas 2045.

“Dengan SISSCa, Sawahlunto menunjukkan kontribusi konkret terhadap program nasional, yakni menghadirkan panggung budaya sekaligus mendorong UMKM naik kelas. Ini adalah bentuk implementasi dari semangat pembangunan yang responsif, adaptif, dan berdampak nyata,” ujar dia menegaskan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.