Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bali Banjir, Anggota DPR Ingatkan Evakuasi Warga Harus Menyeluruh, Jangan Sampai Ada yang Tertinggal!

📅 Kamis, 11 Sep 2025, 10:54 WIB | Oleh:
Bali Banjir, Anggota DPR Ingatkan Evakuasi Warga Harus Menyeluruh, Jangan Sampai Ada yang Tertinggal! Doc: Polri
Ket. Warga mengungsi saat bencana banjir di Bali.

JAKARTA - Anggota Komisi VIII DPR RI Mahdalena mengingatkan pemerintah agar proses evakuasi terhadap para korban banjir pada sejumlah wilayah di Provinsi Bali dilakukan secara menyeluruh.

“Evakuasi harus dipastikan berjalan aman dan menyeluruh. Jangan sampai ada warga yang tertinggal di lokasi banjir,” kata Mahdalena di Jakarta, Kamis (11/9).

Selain evakuasi, ia juga mengingatkan mengenai pentingnya pembangunan posko darurat untuk memenuhi kebutuhan dasar korban, seperti dapur umum, air bersih, makanan, minuman, serta tempat istirahat yang layak.

“Pemerintah juga harus memberi perhatian khusus kepada perempuan, anak-anak, dan lanjut usia (lansia) yang sangat rentan dalam kondisi darurat,” kata dia.

Menurutnya, dukungan psikososial bagi kelompok rentan sangat penting untuk segera diberikan. "Pendampingan psikologis sangat dibutuhkan untuk memulihkan mental korban, terutama perempuan dan anak-anak,” ucapnya.

Berikutnya, Mahdalena juga menyoroti penanganan taktis sangat mendesak untuk mencegah meluasnya dampak banjir serta meminimalisir korban jiwa maupun kerugian harta benda.

“Kami turut berduka atas banjir bandang yang terjadi di Bali. Fakta adanya korban jiwa sebanyak dua orang meninggal dunia menunjukkan banjir ini serius dan tidak bisa dianggap remeh. Pemerintah harus segera mengambil langkah cepat dan terukur agar tidak semakin banyak warga yang terdampak,” ujar dia.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun Kementerian Sosial (Kemensos), di Kota Denpasar ada empat orang meninggal dunia akibat bencana banjir,  mereka adalah Ni Wayan Lenyod (56) warga Banjar Tengah, Kelurahan Serangan, Kecamatan Denpasar Selatan, kemudian Nadira (48) warga Desa Dauh Puri Kangin, Kecamatan Denpasar Barat, lalu Ni Wayan Puspa (83) warga Desa Dauh Puri Kaja, Denpasar Utara, serta dan Dede Rio (20) warna Monang-Maning, Denpasar Barat.

Sementara itu lima orang lainnya dinyatakan hilang dan masih dalam proses pencarian adalah Ni Wayan Werni (70), Ni Ketut Merta Perempuan (63), Maimun (82), Tasnim Ibrahim (43), dan Farwah Husein (25).

Saat ini Kemensos telah menyalurkan bantuan logistik dan menerjunkan personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk membantu penanganan korban banjir di sejumlah wilayah di Provinsi Bali itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.