Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DLH Bantul Gencarkan Edukasi dan Penertiban Pengolahan Sampah Ilegal

📅 Selasa, 09 Sep 2025, 14:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
DLH Bantul Gencarkan Edukasi dan Penertiban Pengolahan Sampah Ilegal Doc: dok. Antara

BANTUL – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, terus mengintensifkan edukasi kepada masyarakat terkait pengelolaan sampah. Masyarakat diminta tidak lagi membuang atau mengolah sampah di tempat pengolahan maupun lokasi pembakaran yang tidak berizin, yang hingga kini masih ditemukan di sejumlah titik.

Kepala Bidang Pengolahan Sampah dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Bantul, Rudy Suharta, mengungkapkan bahwa lokasi pengolahan sampah ilegal paling banyak berada di wilayah Kecamatan Piyungan dan Pleret.

“Misalnya di sekitar Puskesmas Pajangan, sempat ditemukan pengolahan sampah ilegal yang ternyata sumber sampahnya bukan dari warga Bantul, melainkan dari kabupaten tetangga,” ujarnya di Bantul, Selasa (9/9).

Menurut Rudy, terdapat lebih dari 30 tempat pengolahan sampah tidak berizin di wilayah Bantul. Namun, penertiban belum bisa dilakukan secara menyeluruh karena berbagai kendala di lapangan.

“Kalau sumber sampahnya dari Bantul, masih bisa kami lakukan pendekatan dengan mengedukasi pelanggan agar memilah sampah secara mandiri. Tetapi jika sampah berasal dari luar daerah, upayanya lebih sulit,” jelasnya.

Rudy menambahkan, melalui Surat Edaran Bupati Bantul, pengelola sampah sebenarnya diarahkan hanya menerima sampah anorganik. Sedangkan sampah organik dianjurkan untuk diolah masyarakat menjadi pupuk kompos atau produk sejenis.

Meski pendekatan persuasif lebih diutamakan, DLH tetap membuka opsi penindakan. Penutupan tempat pengolahan sampah ilegal dapat dilakukan bekerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), apabila pengelola tidak mengindahkan imbauan pemerintah.

“Penindakan biasanya dilakukan jika langkah edukasi tidak direspons. Kewenangan penutupan ada di Satpol PP, sementara DLH menyiapkan dasar keputusannya. Terakhir, kami menutup tempat pengolahan sampah ilegal di wilayah Pajangan sekitar sebulan lalu, dan beberapa kasus dilanjutkan ke sidang yustisi dengan sanksi denda,” pungkas Rudy.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
Luar Negeri
Afrika Selatan Potong Pajak...

Bekasi Segera Memiliki Bupati Definitif

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Bekasi Segera Memiliki Bupa...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.