Kabel Bawah Laut di Laut Merah Terputus, Akses Internet di Asia dan Timur Tengah Terganggu
📅 Senin, 08 Sep 2025, 14:06 WIB | Oleh: Lili LestariMoammar al-Eryani, menteri informasi di pemerintahan Yaman yang diakui secara internasional dan menentang Houthi serta berpusat di Yaman selatan, mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa pemutusan kabel tersebut “tidak dapat dipisahkan dari serangkaian serangan langsung yang dilakukan oleh milisi Houthi.”
“Apa yang terjadi hari ini di Laut Merah seharusnya menjadi peringatan bagi komunitas internasional, yang harus mengambil sikap tegas untuk menghentikan ancaman yang semakin meningkat ini dan melindungi infrastruktur digital yang menjadi urat nadi dunia modern,” ujar al-Eryani.
Dari November 2023 hingga Desember 2024, Houthi menargetkan lebih dari 100 kapal dengan rudal dan drone dalam perang Israel-Hamas di Jalur Gaza. Dalam kampanye mereka sejauh ini, Houthi telah menenggelamkan empat kapal dan menewaskan sedikitnya delapan pelaut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!