Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TKA Diawasi Ketat! Kemnaker Pastikan Hanya Tenaga Ahli yang Masuk

📅 Minggu, 07 Sep 2025, 19:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
TKA Diawasi Ketat! Kemnaker Pastikan Hanya Tenaga Ahli yang Masuk Doc: ANTARA/HO-Kemnaker RI
Ket. Suasana pemeriksaan kepatuhan terhadap Norma Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) di PT WNI, Bahomotefe, Morowali, Sulawesi Tengah, pada 4–5 September 2025.

JAKARTA – Pemeriksaan kepatuhan terhadap norma penggunaan tenaga kerja asing sangat penting untuk menjaga keseimbangan pasar kerja nasional sekaligus melindungi hak tenaga kerja lokal.

Tanpa pengawasan yang ketat, potensi penyalahgunaan izin kerja maupun praktik ketenagakerjaan yang tidak sesuai aturan bisa terjadi, yang berujung pada persaingan tidak sehat serta berkurangnya kesempatan kerja bagi tenaga kerja dalam negeri.

Selain itu, kepatuhan terhadap norma ini memastikan bahwa tenaga kerja asing yang masuk benar-benar memiliki keahlian khusus yang dibutuhkan dan mampu mentransfer pengetahuan kepada pekerja lokal.

Dengan demikian, pemeriksaan kepatuhan bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga instrumen strategis untuk mendorong peningkatan kualitas SDM nasional, menjaga kedaulatan tenaga kerja, serta menciptakan iklim investasi yang sehat dan berkeadilan.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berkomitmen untuk terus memperkuat pemeriksaan kepatuhan terhadap norma penggunaan tenaga kerja asing (TKA).

Direktur Bina Pemeriksaan Norma Ketenagakerjaan Kemnaker Rinaldi Umar, dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (7/9), mengingatkan pentingnya komitmen perusahaan pengguna TKA dalam mematuhi regulasi ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia.

"Perusahaan wajib memberikan perlindungan kepada TKA melalui sistem jaminan sosial nasional, serta menjamin hak pekerja lokal untuk memperoleh alih teknologi dan budaya kerja yang baik dan sehat," kata Rinaldi.

"Dengan kepatuhan tersebut, diharapkan tercipta iklim kerja yang kondusif antara pekerja, perusahaan, masyarakat, dan negara," ujar dia menambahkan.

Baru-baru ini, Kemnaker melakukan sejumlah pengawasan terkait hal tersebut di beberapa wilayah.

Kemnaker melalui Pengawas Ketenagakerjaan bersama Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi Sulawesi Tengah melakukan pemeriksaan di PT WNI, Bahomotefe, Morowali, Sulawesi Tengah.

Rinaldi mengungkapkan dari hasil pemeriksaan, tim pengawas menemukan sejumlah ketidakpatuhan perusahaan terhadap regulasi ketenagakerjaan.

"Tim menemukan 37 TKA yang bekerja di PT WNI hanya menggunakan izin tinggal khusus (ITK) tanpa RPTKA, 6 TKA dengan visa kedaluwarsa, serta 1 TKA yang tidak dapat menunjukkan dokumen visa," ujar Rinaldi.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan tim juga menemukan penggunaan TKA berinisial WL yang diberdayakan di bagian personalia (HRD), serta 3 TKA yang dipekerjakan sebagai koki, padahal jabatan tersebut tidak sesuai dengan pengesahan RPTKA.

"Tim juga mencatat pelanggaran kepatuhan terhadap norma jaminan sosial berupa belum didaftarkannya 5 orang dalam program BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
102 Ribu Warga Depok Segera...
Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Nasional
Jejak Hatta-Sjahrir Dihidup...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.