Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Selain 'Giant Sea Wall', Prabowo dan Xi Jinping Bahas Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

📅 Jumat, 05 Sep 2025, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Selain 'Giant Sea Wall', Prabowo dan Xi Jinping Bahas Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Doc: Antara
Ket. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan keterangan pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (4/9).

Jakarta - Pertemuan bilateral antara Presiden RI Prabowo Subianto dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing pada Rabu (3/9), tidak hanya membahas proyek Tanggul Laut Raksasa atau "Giant Sea Wall", tetapi juga proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengatakan hasil pertemuan Presiden Prabowo dan Presiden Xi di Beijing, China, pada peringatan 80 tahun Hari Kemenangan, Rabu (3/9), itu menjadi salah satu pembahasan dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (4/9).

"Salah satu pembahasan dengan Presiden Xi Jinping adalah bagaimana untuk kerja sama pembangunan infrastruktur ke depan, termasuk di antaranya adalah 'Giant Sea Wall' dan pengembangan kereta cepat," kata Menko AHY saat memberikan keterangan pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis.

AHY mengatakan bahwa meski dalam rapat tidak dibahas secara rinci, kedua proyek tersebut akan ia kawal.

Presiden Prabowo, kata AHY, akan menjadwalkan waktu khusus dan menggelar rapat terbatas bersama menteri terkait lainnya guna membahas rinci kerja sama tanggul laut raksasa dan pengembangan kereta cepat bersama China.

"Tentunya saya akan mengawal dua proyek besar ini sekaligus. Nanti meminta waktu yang lebih khusus untuk rapat terbatas bersama dengan sejumlah menteri lain yang terkait," kata AHY.

Dalam kesempatan sebelumnya, Menko bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah menawarkan peluang investasi untuk proyek Tanggul Laut Raksasa atau Giant Sea Wall kepada sejumlah negara, termasuk China, Korea Selatan, Jepang, hingga negara-negara Eropa.

Proyek ini menjadi salah satu program strategis nasional (PSN) pemerintahan Prabowo untuk melindungi kawasan pesisir dari ancaman banjir rob dan dampak perubahan iklim.

Sejumlah fase pembangunan Giant Sea Wall akan ditawarkan untuk kerja sama pendanaan dengan negara mitra. Nantinya, pembiayaan proyek difokuskan pada skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Sebagai informasi, Presiden RI Prabowo menghadiri undangan khusus Presiden China Xi Jinping di Beijing pada peringatan 80 tahun Hari Kemenangan, Rabu (3/9).

Dalam pertemuan tersebut, kedua kepala negara itu sempat membahas peluang kerja sama infrastruktur strategis, termasuk proyek Giant Sea Wall.

Adapun proyek Giant Sea Wall sendiri ditaksir bakal menelan biaya sekitar 80 miliar dolar AS atau sekitar Rp1,31 kuadraliun (kurs: Rp16.430 per dolar AS).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pekan Pertama Agustus, Harga Bensin Turun

31 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Pekan Pertama Agustus, Harg...

Pemerintah Dorong Lahirnya Wirausaha Muda Kreatif Indonesia

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
Pemerintah Dorong Lahirnya ...

Rupiah Rentan Melemah, 3 Agustus 2026

1.5 jam yang lalu | Rizky

Ekonomi
Rupiah Rentan Melemah, 3 Ag...
Daerah
Menhub Tinjau Langsung Evak...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.