Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mahasiswa ITS Kembangkan Robot Pendeteksi Sumbatan Gorong-Gorong

📅 Jumat, 05 Sep 2025, 00:31 WIB | Oleh:
Mahasiswa ITS Kembangkan Robot Pendeteksi Sumbatan Gorong-Gorong Doc: Istimewa
Ket. Prototipe RoboGo, robot karya mahasiswa ITS yang dapat mendeteksi sumbatan zaluran air di gorong-gorong.

SURABAYA - Untuk membantu mengatasi saluran air yang tersumbat di gorong-gorong yang bisa mengakibatkan terjadinya banjir, tim mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengembangkan sebuah robot bernama RoboGo. Robot ini dilengkapi dengan berbagai fitur yang dapat mempermudah mendeteksi sumbatan di saluran bawah tanah secara lebih cepat dan tepat.Salah satu anggota tim Zhafarullah Ahmad menyampaikan bahwa robot ini ditujukan untuk meminimalisir tenaga manusia dalam memeriksa kondisi gorong-gorong saat terjadi sumbatan. Di samping itu, inovasi ini juga berangkat dari permasalahan saluran bawah tanah yang kerap tersumbat saat musim hujan hingga bisa memicu terjadinya banjir. “Dengan adanya RoboGo ini diharapkan bisa menemukan lokasi titik sumbatan itu lebih cepat,” tutur pemuda yang akrab disapa Ahmad ini.Bersama dua rekan timnya, Rezky Dwi Santika dan Rigel Ramadhani Waloni, robot yang merupakan proyek mata kuliah Telematika ini dirancang dengan menyesuaikan bentuk gorong-gorong yang panjang dan tertutup. Hal itu terlihat dari robot yang dilengkapi dengan kamera untuk menampilkan kondisi gorong-gorong secara langsung melalui aplikasi RoboGo. Adapun kamera tersebut telah didukung dengan lampu LED, sehingga robot tetap dapat dioperasikan dalam kondisi pencahayaan yang gelap. Ahmad melanjutkan, robot yang dirancang kedap air ini juga dibekali dengan sensor ultrasonik _obstacle detection_ sebagai alat pendeteksi benda yang menyumbat aliran saluran bawah tanah. Sensor tersebut berfungsi untuk menginformasikan jarak dan posisi hambatan yang terdapat di depannya. “Kita juga bisa tahu kecepatan, arah, dan titik posisi robot itu ada di mana dari posisi awal diterjunkan,” paparnya.Dalam pengoperasiannya, robot yang pernah dipamerkan di gelaran _Computer Engineering Expo 2025_ di ITS ini menggunakan baterai berkapasitas 6.000 mAH yang mampu bertahan selama lima hingga enam jam. Meski masih berupa prototipe, tim mahasiswa angkatan 2022 dari Departemen Teknik Komputer ITS ini berharap inovasinya tersebut dapat terus disempurnakan, khususnya pada aspek ketahanan dan sistem penggerak robot. Melalui pengembangannya, karya inovasi ini sekaligus berkontribusi pada pencapaian _Sustainable Development Goals_ (SDGs) poin ke-6 tentang air bersih dan sanitasi layak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Pekan Pertama Agustus, Harga Bensin Turun

1 jam lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Pekan Pertama Agustus, Harg...
Ekonomi
Pemerintah Dorong Lahirnya ...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.