Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Prabowo Panggil Kepala BIN dan Badan Khusus, Ada Arahan Penting Usai Ricuh Nasional

📅 Kamis, 04 Sep 2025, 16:30 WIB | Oleh:
Prabowo Panggil Kepala BIN dan Badan Khusus, Ada Arahan Penting Usai Ricuh Nasional Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi.
Ket. Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) M. Herindra tiba di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis (4/9/2025) untuk menghadap Presiden Prabowo Subianto melaporkan situasi keamanan di dalam negeri.

JAKARTA - Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra memastikan situasi Indonesia tetap aman meski kericuhan melanda sejumlah kota. Ia menegaskan dalang di balik aksi pembakaran seperti di Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar serta aksi penjarahan sedang diselidiki dan hasilnya akan dilaporkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.

Herindra menyebut BIN masih menyelidiki dalang di balik kericuhan-kericuhan tersebut, yang turut diiringi aksi membakar gedung DPRD, markas-markas kepolisian, dan penjarahan terhadap rumah beberapa anggota DPR dan kediaman Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

"Nanti akan kita selidiki ya," kata Herindra menjawab pertanyaan wartawan terkait dalang kericuhan saat dia ditemui di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis.

"Pokoknya akan kita (selidiki, red.). Saya akan menyampaikan informasi yang penting kepada Bapak Presiden," sambung Herindra.

Herindra dipanggil oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis siang ke Istana Kepresidenan RI. Herindra hanya menyebut dirinya ingin menyampaikan informasi yang penting kepada Presiden tanpa membocorkan isinya.

Di lokasi yang sama, dalam waktu yang tidak jauh berbeda, Presiden Prabowo juga memanggil Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus Aries Marsudiyanto ke Istana siang ini. Aries menyebut Presiden Prabowo ingin memberikan arahan-arahan kepada jajarannya.

"Nanti kita lihat saja setelah diberi petunjuk baru kita bisa bicara ya," kata Aries.

Sementara itu, saat ditanya mengenai dinamika situasi dalam beberapa hari terakhir, Aries menyebut Presiden Prabowo telah mengajak seluruh kelompok masyarakat untuk bersatu.

"Persatuan itu kunci Indonesia untuk maju ya, dan Beliau juga sudah memberikan petunjuk kepada seluruh kementerian/lembaga untuk membuka selalu ruang dialog kepada rakyat. Demikian juga kepada DPR, kemarin juga sudah diberikan ruang dialog untuk menerima semua elemen bangsa. Apapun bentuknya," kata Aries.

Dia meyakini jika seluruh kelompok masyarakat bersatu, maka Indonesia dapat melanjutkan berbagai agenda pembangunan untuk menjadi negara maju.

"Kalau komunikasi, koordinasi yang baru, itu kompak, bangsa ini akan tinggal lepas landas, take off, maju, seperti apa yang kita harapkan," sambung Aries.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
Megapolitan
Buka Workshop PAUD, Pramono...
Anak Fandi Ahmad Siap Mengobrak-abrik Pertahanan Skuad Garuda   

Anak Fandi Ahmad Siap Mengobrak-abrik Pertahanan Skuad Garuda  

06 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 6
Berpotensi Melemah, 6 Agustus 2026
📅 Kamis, 06-Agu-2026
# 6
Berpotensi Melemah, 6 Agustus 2026
📅 Kamis, 06-Agu-2026
Berpotensi Melemah, 6 Agustus 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.