Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Embung Tremas, Destinasi Ekowisata Baru di Pacitan

📅 Kamis, 04 Sep 2025, 20:38 WIB | Oleh:
Embung Tremas, Destinasi Ekowisata Baru di Pacitan Doc: Coca-cola
Ket. Embung Tremas dengan latar belakang Gunung Palung. Tempat penampungan air hujan untuk mengatasi kelangkaan air ini menjadi ekowisata di Kabupaten Pacitan.

JAKARTA - Sebagai wujud nyata kolaborasi multi-pihak, sebuah program lingkungan baru diresmikan di Tremas, di Kabupaten Pacitan. Penampungan air hujan ini dirancang untuk meningkatkan ketahanan masyarakat sekaligus membuka potensi ekonomi baru.

The Coca-Cola Foundation dan Yayasan Obor Tani (YOT) resmi meluncurkan Embung Tremas, fasilitas konservasi air untuk mengatasi kelangkaan air di masyarakat serta memperkuat sektor pertanian lokal.

Embung Tremas, yang didanai oleh The Coca-Cola Foundation, lembaga filantropi internasional dari The Coca-Cola Company dan dibangun pada 2020–2021, merupakan proyek infrastruktur penting untuk menyediakan pasokan air irigasi yang stabil, membantu petani lokal meningkatkan produktivitas sekaligus mengurangi dampak perubahan iklim.

“Yayasan Obor Tani bangga menjadi bagian dari inisiatif Embung Tremas sejak awal,” ujar Executive Director Yayasan Obor Tani, Pratomo melalui keterangannya pada hari Kamis (4/9).

“Air adalah fondasi kehidupan dan kesejahteraan. Dengan adanya sumber air yang terjamin, kita tidak hanya mendukung pertanian, tapi juga membangun komunitas Tremas yang lebih tangguh. Embung ini adalah fondasi utama untuk pembangunan ekonomi dan sosial di masa depan,” paparnya.

Solusi Pengelolaan Sampah Organik

Melengkapi fasilitas air, Coca-Cola Foundation Indonesia dan BenihBaik.com juga meluncurkan solusi inovatif pengelolaan sampah organik untuk masyarakat Tremas. Inisiatif ini mengubah sampah organik menjadi protein bernilai tinggi untuk pakan ternak dan pupuk pertanian. Cara ini membentuk sistem berkelanjutan yang mengurangi timbunan sampah, menciptakan nilai ekonomi baru, serta sejalan dengan upaya pelestarian lingkungan.

“Komitmen kami adalah menghadirkan solusi berkelanjutan yang nyata dan berdampak positif. Inisiatif pengelolaan sampah organik ini adalah contoh yang sangat baik dari komitmen tersebut,” kata Senior Director of Public Affairs, Communications, and Sustainability PT Coca-Cola Indonesia sekaligus Ketua Coca-Cola Foundation Indonesia Triyono Prijosoesilo.

“Bersama Benih Baik, kami menghadirkan teknologi yang tidak hanya berfokus pada penyelesaian masalah lingkungan, tetapi juga memberdayakan masyarakat dengan keterampilan dan peluang ekonomi baru,” ucapnya.

“BenihBaik.com merasa terhormat menjadi bagian dari kolaborasi berdampak ini. Program pengelolaan sampah ini adalah cara inovatif untuk mengatasi isu lingkungan sekaligus memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat Tremas,” ujar Andy F. Noya, Founder BenihBaik.com.

Visi Ekowisata

Kedua inisiatif ini bersama-sama menciptakan model pengembangan masyarakat yang kuat, dengan visi jangka panjang menjadikan Embung Tremas sebagai pusat ekowisata lokal. Dengan menggabungkan akses air bersih yang lebih baik dan solusi pengelolaan sampah berkelanjutan, kolaborasi ini bertujuan mengoptimalkan sumber daya alam Tremas untuk menciptakan mata pencaharian baru yang berkelanjutan bagi warganya.

Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, menyampaikan, pemerintah Kabupaten Pacitan sangat mengapresiasi kolaborasi yang terjalin di Tremas. Embung ini dan sistem pengelolaan sampah organik bukan sekadar infrastruktur, tetapi katalis perubahan.

“Keduanya menawarkan solusi inovatif atas tantangan lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi baru. Kami melihat inisiatif ini sebagai fondasi penting untuk mengembangkan potensi Tremas sebagai destinasi agrowisata dan ekowisata di masa depan,” ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.