Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Kebut Perbaikan Fasilitas Rusak Pasca-Demo

📅 Rabu, 03 Sep 2025, 03:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kebut Perbaikan Fasilitas Rusak Pasca-Demo Doc: Antara
Ket. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya saat pertemuan dengan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo beserta jajaran Sekjen dan Dirjen Kementerian PU di Gedung Sekretariat Kabinet RI, Senin malam (1/9/2025).

JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan bahwa pemerintah segera mempercepat perbaikan sejumlah fasilitas umum yang mengalami kerusakan akibat aksi anarkis dalam demonstrasi pekan lalu.

Hal itu disampaikan seusai mengadakan pertemuan dengan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo beserta jajaran Sekjen dan Dirjen Kementerian PU di Gedung Sekretariat Kabinet RI, Senin (1/9) malam.

“Sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo, pertemuan ini diadakan untuk membahas kemajuan dan progres terkait perbaikan beberapa fasilitas umum yang mengalami kerusakan akibat adanya beberapa aksi anarkis dalam demonstrasi di minggu kemarin,” katanya dalam keterangan di Jakarta, Selasa (2/9).

Menurut Teddy, Presiden Prabowo Subianto secara tegas menginstruksikan agar seluruh fasilitas umum yang terdampak segera diperbaiki, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan lancar.

Pemerintah memastikan proses perbaikan akan dilakukan secara menyeluruh di sejumlah kota yang terdampak.

Gelombang demonstrasi yang dipicu meninggalnya Affan Kurniawan di Jakarta pada 28 Agustus 2025 menimbulkan kerusakan serius pada sejumlah fasilitas umum di berbagai daerah.

Aksi anarkis terjadi di Jakarta, Jawa Timur, hingga Makassar, dengan pembakaran gedung DPRD, halte, gerbang tol, hingga Gedung Negara Grahadi yang berstatus cagar budaya.

Total Kerugian

Kementerian Pekerjaan Umum memperkirakan total kerugian infrastruktur hampir mencapai 900 miliar rupiah, dengan Jawa Timur dan Makassar sebagai daerah terdampak terbesar.

Menyikapi kondisi ini, Presiden Prabowo Subianto menetapkan status tanggap darurat dan menginstruksikan percepatan perbaikan.

Kementerian PU pun menyiapkan anggaran darurat untuk pemulihan tanpa mengganggu program strategis nasional lainnya.

“Biayanya total seluruh Indonesia, kemarin kami hitung, hampir sekitar 900 miliar rupiah,” ungkap Menteri PU Dody Hanggodo di Jakarta, Selasa.

Dody menegaskan bahwa estimasi kerugian kerusakan infrastruktur tersebut sudah mencakup berbagai fasilitas di seluruh Indonesia, termasuk gedung-gedung DPRD yang dibakar, gerbang tol, halte, dan lain-lain.

Ia memperkirakan provinsi dengan nilai kerugian tertinggi adalah Jawa Timur, melihat sejumlah infrastruktur yang dibakar, meliputi Gedung Negara Grahadi yang merupakan cagar budaya, Kantor DPRD Kota Kediri, dan lain-lain.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Nasional
PT Pertamina Hulu Indonesia...

Bau Badan Menyengat, Seorang Penumpang Transjakarta Diturunkan di Kampung Melayu, Manusiawikah?

Bau Badan Menyengat, Seorang Penumpang Transjakarta Diturunkan di Kampung Melayu, Manusiawikah?

04 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.