Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemendag Laporkan Sebut Harga Kakao Turun karena Pasokan Melimpah 

📅 Senin, 01 Sep 2025, 22:58 WIB | Oleh:
Kemendag Laporkan Sebut Harga Kakao Turun karena Pasokan Melimpah  Doc: Novi/RRI Sungailiat

JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebutkan penurunan harga referensi (HR) dan harga patokan ekspor (HPE) komoditas biji kakao pada September 2025. Ini disebabkan oleh peningkatan pasokan dari negara-negara produsen.

Plt. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Tommy Andana mengatakan HR biji kakao periode September 2025 ditetapkan sebesar 8.174,73 dollar AS per MT. Turun 59,97 dollar AS atau 0,73 persen dari bulan sebelumnya.

Hal ini pun berdampak terhadap penurunan HPE biji kakao pada September 2025 menjadi 7.743 dollar AS per MT, turun 61 dollar AS atau 0,78 persen dari periode sebelumnya.

"Secara umum, penurunan HR dan HPE biji kakao dipengaruhi peningkatan pasokan dari negara-negara produsen utama seperti Ghana dan Pantai Gading yang tidak diimbangi dengan peningkatan permintaan," kata Tommy dalam keterangannya, Senin (1/9).

Di sisi lain, HPE produk kulit periode September 2025 tidak berubah dari bulan sebelumnya. Selain itu, ada penurunan HPE produk kayu pada jenis kayu veneer dari hutan alam, kayu dalam bentuk keping atau pecahan (wood in chips or particle).

Serta produk kayu olahan dengan luas penampang 1.000-4.000 mm2 dari jenis meranti, eboni dan kayu dari jenis hutan tanaman (akasia, karet, balsa dan eucalyptus). Peningkatan HPE terjadi untuk jenis kayu veneer dari hutan tanaman serta kayu olahan dengan luas penampang 1.000-4.000 mm2 dari jenis rimba campuran, jati, pinus, gemelina dan sengon.

Penetapan HPE biji kakao, HPE produk kulit dan HPE produk kayu tercantum dalam Kepmendag Nomor 1844 Tahun 2025. Tentang Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensi atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar

Barantin: Tanaman Hias Indonesia Kian Diminati

49 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
Barantin: Tanaman Hias Indo...

Kudus Sukses Selenggarakan Pameran Produk UMKM

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kudus Sukses Selenggarakan ...
Megapolitan
Taman Margasatwa Ragunan Ra...
Advertisement
Kejutan dari Soft Tenis! Beregu Putra Indonesia Sukses Sumbang Medali Perunggu

Kejutan dari Soft Tenis! Beregu Putra Indonesia Sukses Sumbang Medali Perunggu

20 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.