Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jantung Jakarta Sunyi, Jalanan Sudirman Lengang

📅 Senin, 01 Sep 2025, 11:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jantung Jakarta Sunyi, Jalanan Sudirman Lengang Doc: ANTARA/Mario Sofia Nasution
Ket. Pejalan kaki melintas di depan gerbang Polda Metro Jaya di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (1/9/2025).

JAKARTA - Arus lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Polda Metro Jaya, terpantau lengang dan mobilitas pekerja yang biasa memadati kawasan tersebut menuju SCBD juga lengang pada Senin (1/9).

Di lokasi tersebut, sekitar pukul 09.50 WIB, halte Transjakarta di seberang Polda Metro Jaya ditutupi petugas dengan spanduk karena dirusak dan dibakar oleh oknum tak bertanggung jawab.

Begitu juga halte di samping Polda Metro Jaya yang hangus akibat dibakar saat kericuhan yang terjadi pada Jumat (29/8) malam. 

Tak hanya halte, Jalur Penyeberangan Orang (JPO) menuju halte tersebut juga menjadi sasaran perusakan dan pembakaran.

Sementara itu, petugas piket kepolisian di Polda Metro Jaya nampak sedang bertugas, dan gerbang yang berada di Jalan Jenderal Sudirman ditutup dengan rantai serta gembok.

Sejumlah pengemudi ojek terlihat duduk di bawah JPO tersebut sambil menunggu pesanan dari pekerja yang biasanya ramai berlalu lalang.

"Kok jadi sepi begini, ya," kata pengemudi ojek bernama Ridwan.

Di sisi lain, Stasiun MRT Istora yang biasanya ramai dengan aktivitas pekerja, pada hari ini nampak lengang.

Hanya satu atau dua orang yang keluar dari stasiun MRT tersebut dan berjalan menuju kawasan Sudirman Central Bussiness District (SCBD).

Beberapa pejalan kaki juga melintas di kawasan tersebut. Sebagian dari mereka memotret fasilitas umum yang rusak dengan ponsel mereka. 

Sejak Kamis pekan lalu, Jakarta diwarnai aksi demonstrasi yang melibatkan ribuan massa dari berbagai elemen. 

Gelombang aksi tersebut dipusatkan di sejumlah titik strategis, terutama di kawasan pusat pemerintahan dan gedung parlemen serta kepolisian. 

Demonstrasi ini memicu kepadatan lalu lintas, penutupan sementara beberapa ruas jalan, hingga pengalihan arus kendaraan. 

Selain menyuarakan tuntutan politik dan ekonomi, aksi juga diwarnai gesekan antara massa dengan aparat. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.