Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi: Jaminan Keamanan Kunci Pembangunan Daerah

📅 Senin, 01 Sep 2025, 10:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi: Jaminan Keamanan Kunci Pembangunan Daerah Doc: Antara Foto
Ket. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama jajaran forkompinda dan tokoh lintas agama

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa jaminan keamanan merupakan salah satu syarat dalam membangun suatu daerah, termasuk Jateng.

"Saya sebagai Gubernur mengimbau sekaligus mengharapkan agar masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi," kata Luthfi usai kegiatan "Doa Bersama untuk Bangsa, Jaga Jateng - Jaga Indonesia", di Wisma Perdamaian, Semarang, Minggu malam.

Menurut dia, masyarakat sudah diberikan saluran untuk menyampaikan pendapat maupun aspirasi di muka umum namun tidak melanggar hukum.

"Kami percaya dalam hal ini instansi vertikal, Bapak Pangdam, kemudian Bapak Kapolda, Kabinda semuanya bersatu padu untuk memberikan jaminan keamanan dan ketertiban sehingga pembangunan di wilayah bisa kita lakukan secara bersama-sama," ujatnya.

Dia yakin bahwa keamanan akan terwujud jika seluruh lapisan masyarakat bergandengan tangan menurunkan tensi, memberikan suatu kontribusi dan komunikasi untuk pembangunan daerah.

"Pak Presiden sudah menyampaikan bahwa seluruh aspirasi akan dicatat, kemudian ditindaklanjuti oleh Bapak Presiden," kata mantan Kapolda Jateng itu.

Menurut dia, dinamika politik belakangan ini merupakan suatu peringatan bagi pemimpin, termasuk gubernur dan bupati/wali kota untuk bersedia mendengarkan aspirasi masyarakat.

"Ini merupakan suatu 'warning' bagi kita semua, termasuk para bupati, kemudian gubernur dan lain sebagainya untuk tidak segan-segan untuk menampung aspirasi masyarakat yang telah disampaikan. Tentu dengan cara-cara sesuai dengan ketentuan yang berlaku," katanya.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ahmad Darodji mengingatkan bahwa manusia sebagai hamba Allah SWT diperintahkan untuk saling mengenal dan bersatu sesama umat manusia.

Karena itu dia berharap persatuan dan kesatuan yang selama ini sudah terjalin dengan baik di antara seluruh komponen bangsa, bisa terus terjaga sehingga kehidupan menjadi sejuk.

"Kita ini saling membutuhkan. Kita ini saling mengisi, kita saling memberi nasihat dan sama sekali tidak ingin adanya provokasi yang mengakibatkan anarkis. Insya Allah kita akan hidup damai," katanya.

Apalagi, kata dia, manusia tentu tidak dapat hidup sendiri, tetapi saling membutuhkan satu sama lain.

"Karena kita pasti membutuhkan orang lain. Kita tidak bisa hidup sendiri, kita bersama orang lain. Yuk, kita hidup yang nyaman, tentram. Insya Allah kita akan bisa membangun suasana ini lebih baik lagi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

18 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.