Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Forkopimko Jakarta Selatan dan Ormas Deklarasi Jaga Jakarta

📅 Senin, 01 Sep 2025, 16:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Forkopimko Jakarta Selatan dan Ormas Deklarasi Jaga Jakarta Doc: Antara
Ket. Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Muhammad Anwar menandatangani deklarasi "Jaga Jakarta" sebagai upaya menjaga keamanan di wilayahnya, Jakarta, Senin (1/9).

Jakarta - Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Selatan dan organisasi masyarakat (ormas) melakukan deklarasi "Jaga Jakarta" untuk meningkatkan keamanan, terutama saat unjuk rasa di wilayahnya.

"Kami mendeklarasikan menjaga Jakarta, bagaimana situasi demo yang sekarang terlihat agak mengancam dan mengganggu keselamatan warga, termasuk kerusakan dan sebagainya," kata Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar dalam deklarasi "Jaga Jakarta" di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Senin (1/9).

Anwar mengatakan dengan adanya deklarasi ini membuktikan warga Jakarta Selatan siap untuk menjaga stabilitas di lingkungannya.

Dia mengatakan ada sebanyak 40 ormas yang terlibat dari komunitas ojek online (ojol), hingga tokoh agama. "Semuanya saya libatkan, karena membangun kota ini nggak bisa sendiri," ucapnya.

Ditegaskan, Jakarta merupakan kampung bersama sehingga keselamatan, keamanan, dan ketertiban turut menjadi milik bersama.

Sementara, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly menyampaikan dengan adanya pertemuan seluruh lapisan masyarakat diharapkan memicu kesadaran dari warga Jakarta Selatan untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

"Kami berharap juga kepada seluruh warga Jakarta Selatan untuk bersama-sama menjaga kota kita, khususnya menjaga anak-anak kita generasi penerus untuk selalu berperilaku sesuai hukum yang berlaku di negara ini," ucap Nicolas.

Diketahui, oknum tak bertanggung jawab membakar Halte Transjakarta Polda Metro Jaya saat berlangsungnya demonstrasi di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (29/8), sekitar pukul 21.00 WIB.

Selain membakar halte Transjakarta, mereka juga merusak pintu masuk Stasiun MRT Istora.

Sebagai tindak lanjut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secepatnya melakukan pembenahan halte-halte yang dirusak itu serta menggratiskan tarif layanan Transjakarta dan MRT selama seminggu ke depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.