Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kapolres Madiun Kota Siap Menindak Tegas Masyarakat Yang Provokasi

📅 Minggu, 31 Agu 2025, 18:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kapolres Madiun Kota Siap Menindak Tegas Masyarakat Yang Provokasi Doc: ANTARA
Ket. Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto bersama Ketua DPRD Kota Madiun Armaya saat menemui massa yang menggelar aksi di depan kantor DPRD Kota Madiun, Sabtu (30/8/2025).

MADIUN – Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto menyatakan siap menindak tegas kepada masyarakat yang melakukan provokasi, karena itu warga Madiun, Jawa Timur, juga diminta untuk menghindari dan tidak mudah terhasut dengan tindakan provokatif maupun anarkis di tengah dinamika sosial-politik yang terjadi setelah demonstrasi soal anggota DPR RI.

"Pada dasarnya Polres Madiun Kota bersama DPRD setempat menyambut terbuka terkait dengan adanya dinamika isu saat ini. Polri juga memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi secara baik dan benar sesuai aturan," ujar AKBP Wiwin dalam keterangannya di Madiun, Minggu (31/8).

Menindaklanjuti keinginan masyarakat tentang investigasi independen, transparan, dan akuntabel atas meninggalnya saudara Affan, Kapolres menyatakan saat ini Kadivpropam Polri sedang melakukan pemrosesan terhadap anggota yang berkaitan dengan insiden tersebut.

"Kami akan menyampaikan kepada pimpinan apa yang menjadi keinginan masyarakat untuk melakukan proses secara terbuka. Polres Madiun Kota juga turut berbelasungkawa atas gugurnya saudara Affan," kata dia. 

Pihaknya juga meminta warga Kota Madiun agar menyampaikan aspirasi secara baik dan benar sesuai hukum, sebab polisi memastikan akan menindak tegas terhadap pihak-pihak yang terbukti melakukan provokasi, penjarahan, pembakaran, hingga perusakan terhadap fasilitas negara.

Ia menambahkan, terkait demonstrasi soal anggota DPR RI yang dilakukan di depan kantor DPRD Kota Madiun pada Sabtu (30/8/2025) dan sempat terjadi ricuh hingga merusak sejumlah fasilitas gedung setempat, Polres Madiun Kota sempat mengamankan sejumlah pihak yang diduga melakukan provokasi mengundang massa dan melakukan perusakan.

Sedikitnya ada dua orang yang sempat diamankan serta dimintai keterangan terkait aksinya melakukan provokasi tersebut. Setelah diperiksa dan meminta maaf, mereka lalu dibebaskan.

Kapolres kembali menegaskan agar warga Kota Madiun menghindari hal-hal yang bersifat provokasi dan sebaliknya ikut menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kota Madiun dan sekitarnya.

"Bagi masyarakat yang terbukti melakukan provokasi atau hal lainnya yang merusak fasilitas negara, harus berani bertanggung jawab atas apa yang dilakukannya. Polisi akan menindak tegas," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Jakarta International Photo...
Advertisement
Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.