Gubernur NTB Imbau Masyarakat Tenang Agar Pembangunan Tetap Berjalan
📅 Minggu, 31 Agu 2025, 07:20 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
MATARAM - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal mengimbau masyarakatnya untuk selalu bersikap tenang, terutama saat melakukan aksi unjuk rasa, agar proses pembangunan daerah dapat berjalan baik.
"NTB baru saja mulai bangkit dan membangun, kita butuh situasi yang kondusif, kita butuh kestabilan, dan ketenangan agar rakyat dapat fokus meningkatkan kesejahteraan," ujarnya dalam pernyataan yang dikutip di Mataram, Minggu (31/8).
Iqbal mengajak seluruh elemen masyarakat dari mulai pemuka agama, para tuan guru, ustadz, tokoh masyarakat, para kepala desa dan dusun, hingga para kepala lingkungan untuk bersama-sama ikut menenangkan situasi.
Ia meminta semua pihak untuk bersama-sama dan bahu-membahu bergandengan tangan menjaga ketenangan politik serta sosial di Nusa Tenggara Barat.
"NTB adalah rumah kita bersama, mari kita jaga," pungkas Iqbal.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelumnya, pada Sabtu (30/8), aksi unjuk rasa elemen mahasiswa dan masyarakat yang dilakukan di Kota Mataram menimbulkan berbagai kerusakan, dari mulai pelemparan batu dan perusakan kantor Polda NTB sampai pembakaran gedung DPRD NTB.
Sekretariat DPRD NTB memproyeksikan nilai kerugian materiil akibat aksi pembakaran dan penjarahan di gedung DPRD NTB mencapai puluhan miliar rupiah. Ada dua gedung yang dibakar, yakni gedung rapat dan sidang, serta gedung gedung sekretariat.
Aparat kepolisian setempat melaporkan telah menangkap sejumlah demonstran yang melakukan pembakaran dan penjarahan di kantor DPRD NTB.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelumnya, Ketua DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Baiq Ivie Rupaeda menyampaikan keprihatinannya atas aksi pembakaran dan penjarahan gedung dewan setempat yang dilakukan oleh ribuan massa saat berunjuk rasa di Gedung DPRD NTB pada Sabtu siang.
"Saya atas nama lembaga dan pribadi menyatakan keprihatinan yang mendalam atas kejadian hari ini. Semoga kembali kita kondusif dan semua kita menahan diri untuk tidak anarkis," ujarnya Baiq Ivie dalam keterangannya di Mataram, Minggu.
Bahkan usai pertemuan dengan jajaran Forkopimda dan sejumlah elemen masyarakat di Pendopo Gubernur NTB di Mataram, Sabtu (30/8) malam, ia menegaskan, DPRD NTB selalu membuka pintu untuk berdialog dan berdiskusi serta menerima pengunjuk rasa dengan baik.
"Tapi mungkin kali ini ada hal-hal yang tentunya kami berharap lebih baik lagi ke depan. Tidak ada lagi terjadi hal-hal anarkis seperti yang sudah terjadi," kata Isvie.
Ditanya bagaimana dewan bekerja pasca-terbakarnya seluruh gedung dewan oleh massa aksi. Isvie memastikan kinerja dewan tidak akan terganggu, bahkan seluruh anggota dewan akan tetap bekerja seperti biasa.
"Tentu kami akan berkoordinasi dengan Gubernur NTB. Karena, yang saya pikirkan adalah tugas dan fungsi DPRD harus tetap berjalan," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!