Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Xi Jinping Undang Presiden Prabowo Hadiri Parade Militer di Beijing

📅 Kamis, 28 Agu 2025, 11:35 WIB | Oleh:
Xi Jinping Undang Presiden Prabowo Hadiri Parade Militer di Beijing Doc: ANTARA
Ket. Tentara Pembebasan Rakyat China (People's Liberation Army atau PLA) berlatih menjelang parade militer akbar di Beijing pada 3 September 2025 untuk memperingati 80 tahun kemenangan melawan fasisme Jepang pada Rabu (20/8/2025).

BEIJING - Presiden Tiongkok Xi Jinping mengundang 26 kepala negara dan pemerintahan, termasuk Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri parade militer di Beijing pada 3 September 2025.

Parade militer tersebut bertujuan untuk memperingati 80 tahun kemenangan dalam Perang Rakyat Tiongkok Melawan Agresi Jepang dan Perang Dunia Anti-Fasis.

"Presiden Xi Jinping mengundang 26 kepala negara dan kepala pemerintahan untuk menghadiri peringatan tersebut, mereka adalah Presiden Russia Vladimir Putin, Sekretaris Jenderal Partai Buruh Korea Utara Kim Jong Un, Raja Kamboja Norodom Sihamoni, Presiden Vietnam To Lam, Presiden Laos Thongloun Sisoulith, Presiden Indonesia Prabowo Subianto," kata Asisten Menteri Luar Negeri Hong Lin dalam konferensi pers di Beijing pada Kamis (28/8).

Selain itu diundang pula Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, Presiden Mongolia Ukhnaagiin Khurelsukh, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, Perdana Menteri Nepal KP Sharma Oli, Presiden Maladewa Mohamed Muizzu, Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev, Presiden Uzbekistan Shavkat Mirziyoyev, Presiden Tajikistan Emomali Rahmon.

Selanjutnya Presiden Kirgizstan Sadyr Japarov, Presiden Turkmenistan Serdar Berdimuhamedow, Presiden Belarus Alexander Lukashenko, Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev, Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Presiden Kongo Denis Sassou-Nguesso, Presiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa, Presiden Serbia Aleksandar Vučić, Perdana Menteri Slovakia Robert Fico, Presiden Kuba Miguel Díaz-Canel dan Pelaksana Tugas Presiden Myanmar Min Aung Hlaing.

Pemerintah Tiongkok juga mengundang sejumlah ketua parlemen, wakil perdana menteri, perwakilan tingkat tinggi dari beberapa negara, serta pimpinan organisasi internasional. Mereka antara lain Ketua Majelis Nasional Korea Selatan Ong Wan-shik, Ketua Parlemen Nasional Timor-Leste Maria Fernanda Lei, Ketua Majelis Nasional Venezuela Jorge Rodríguez Gómez.

Selanjutnya Wakil Perdana Menteri Singapura, Heng Swee Keat, Utusan Khusus Presiden Mesir sekaligus Wakil Perdana Menteri Urusan Industri Kamel El-Raziyeh, Ketua Partai Sosialis Bulgaria sekaligus Wakil Perdana Menteri Bulgaria Atanas Zafirov.

Perwakilan negara lain yang hadir antara lain Penasihat Utama Presiden Brasil Celso Amorim, Duta Besar Brazil untuk Tiongkok Marcos Galvão, Penasihat Presiden Nikaragua Laureano Ortega Murillo, Menteri Luar Negeri Hongaria, Peter Czarotto, Panglima Angkatan Bersenjata Kerajaan Brunei Mayor Jenderal Hazarimi, Penasihat Keamanan Nasional Bangladesh Kalidou Rahman, Menteri Urusan Veteran Perang Aljazair dan serta Anggota Parlemen Eropa Andrew Dostal.

Para pemimpin organisasi internasional yang hadir antara lain: Wakil Sekretaris Jenderal PBB Li Junhua, Direktur Jenderal FAO PBB Qu Dongyu, Presiden New Development Bank Dilma Rousseff; Presiden Asian Investment Infrastructure Bank Jin Liqun; Sekretaris Jenderal Organisasi Kerja Sama Shanghai Nourlan Yermakbayev; Sekretaris Jenderal Commonwealth of Independent States (CIS) Sergey Lebedev, Sekretaris Jenderal , Kazimir Magomedov dan Ketua Dewan Komisi Ekonomi Eurasia, Sajin Taiev.

Para mantan pemimpin negara dan pemerintahan yang diundang antara lain: mantan Perdana Menteri Jepang Yukio Hatoyama, mantan Presiden Swiss Ulrich Maurer, mantan Perdana Menteri Belgia Yves Leterme, mantan Perdana Menteri Yunani George Papandreou, mantan Perdana Menteri Italia Massimo D’Alema, mantan Perdana Menteri Rumania Adrian Năstase dan Viorica Dăncilă.

Kemudian mantan Perdana Menteri Selandia Baru Helen Clark dan John Key, mantan Menteri Luar Negeri Australia Bob Carr, serta mantan Perdana Menteri Negara Bagian Victoria Australia Daniel Andrews.

Selain itu, para duta besar asing di Tiongkok, atase militer, dan perwakilan organisasi internasional di Tiongkok juga akan menghadiri peringatan atas undangan resmi.

"Tiongkok juga secara khusus mengundang para sahabat internasional yang pernah berkontribusi dalam Perang Perlawanan Rakyat Tiongkok Melawan Agresi Jepang beserta keluarga mereka. Secara keseluruhan, sebanyak 50 orang sahabat internasional dan keluarga mereka dari 14 negara, termasuk Rusia, Amerika Serikat, Inggris, Prancis, dan Kanada, akan hadir dalam perayaan tersebut," tambah Hong Lin.

Tema parade militer, menurut Hong Lin, adalah mengenang sejarah, menghormati para pahlawan yang gugur, menghargai perdamaian, dan menciptakan masa depan yang lebih baik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Mourinho Terus Menata Kekuatan Madrid

44 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Mourinho Terus Menata Kekua...
Olahraga
Marc Marquez Siap Kembali k...
Luar Negeri
Prancis Siapkan Pangkalan R...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.