Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenko Polhukam Sebut Literasi Digital Jadi Agenda Prioritas Nasional

📅 Kamis, 28 Agu 2025, 17:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenko Polhukam Sebut Literasi Digital Jadi Agenda Prioritas Nasional Doc: Antara
Ket. Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi Kemenko Polkam Marsekal Muda TNI Eko Dono Indarto berbicara dalam Seminar Nasional bertajuk "Literasi Digital untuk Indonesia Cerdas di Yogyakarta, Kamis (28/8).

Yogyakarta - Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi Kemenko Polkam Marsekal Muda TNI Eko Dono Indarto mengatakan literasi digital harus dijadikan agenda prioritas nasional untuk memperkuat ketahanan informasi di era "post truth" atau pascakebenaran agar terwujud persatuan bangsa, kualitas demokrasi, dan stabilitas politik.

"Saya mengimbau kepada para pemangku kepentingan untuk menjadikan literasi digital sebagai agenda prioritas nasional. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam RPJMN 2025-2029, yaitu memperkuat ketahanan masyarakat dari ancaman disinformasi," kata Eko dalam Seminar Nasional bertajuk "Literasi Digital untuk Indonesia Cerdas, Menghadapi Tantangan Disinformasi di Era Post-Truth" di Yogyakarta, Kamis (28/8).

Menurut Eko, rendahnya literasi digital membuka celah semakin besarnya risiko paparan disinformasi dan hoaks yang dapat mengganggu persatuan bangsa dan stabilitas politik.

"Ini menjadi perhatian serius karena literasi digital berhubungan langsung dengan ketahanan informasi nasional, kualitas demokrasi, serta stabilitas politik dan keamanan negara," ujarnya.

Berdasarkan Survei Status Literasi Digital oleh Kementerian Kominfo tahun 2022, ia menyebut indeks literasi digital nasional baru mencapai 3,54 dari skala 5, atau masih dalam kategori sedang, sedangkan Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2024 menunjukkan skor 43,34 dari skala 100.

"Angka ini mencerminkan masih terbatasnya kemampuan masyarakat dalam memahami, memverifikasi, dan menggunakan informasi digital secara kritis dan bertanggung jawab. Indikator ini bukan hanya angka, melainkan cerminan tantangan bangsa kita," terang Eko.

Dia berharap segera lahir kolaborasi lintas sektor yang lebih konkret dan berkesinambungan untuk memperkuat ekosistem literasi digital Indonesia.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Aria Nugrahadi dalam kesempatan yang sama menegaskan pentingnya literasi digital agar masyarakat Indonesia dapat bertransformasi menjadi masyarakat yang cerdas secara digital.

"Mampu membedakan fakta dari manipulasi, dan menjadikan teknologi sebagai wahana produktif, bukan sekadar konsumtif," ujar Aria.

Menurut dia, teknologi informasi di satu sisi membuka ruang partisipasi publik, mempercepat arus data, dan memperluas akses ilmu pengetahuan.

Namun di sisi lain, era "post truth" menghadirkan dominasi opini dan emosi atas fakta, yang membuat disinformasi dan hoaks tumbuh subur.

"Untuk itulah literasi digital menjadi benteng utama," tutur Aria.

Aria menambahkan, sebagai kota pendidikan, Yogyakarta memiliki tanggung jawab moral untuk berada di garda depan literasi digital.

"Kita harus memastikan generasi muda memiliki daya tahan terhadap pengaruh disinformasi. Sebab, masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi, tetapi juga oleh kebijaksanaan dalam mengelolanya," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.